Logo JawaPos
Author avatar - Image
Penulis: Abdul Rahman
Senin, 19 Oktober 2026 | 17.28 WIB

Lagu 1910 Iwan Fals Jadi Pengingat Tragedi Bintaro, Ini Sejarahnya

Iwan Fals mengabadikan tragedi Bintaro pada 19 Oktober 1987 silam lewat lagu berjudul 1910. (YouTube: Iwan Fals Musica)

JawaPos.com - Lagu 1910 yang dinyanyikan Iwan Fals bukan sekadar karya musik yang merekam kesedihan. Lagu ini menjadi pengingat atas salah satu tragedi transportasi paling memilukan dalam sejarah Indonesia, yakni kecelakaan dua kereta api yang terjadi di kawasan Bintaro, Jakarta Selatan, pada 19 Oktober 1987.

Melalui lagu tersebut, Iwan Fals mengabadikan peristiwa yang merenggut banyak nyawa dan meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban. Tragedi itu juga menjadi bagian penting dari ingatan publik tentang keselamatan perjalanan kereta api di Indonesia.

Judul 1910 merujuk pada tanggal kejadian, yakni 19 Oktober 1987. Angka tersebut menjadi penanda sebuah peristiwa yang jauh melampaui kabar kecelakaan biasa: ada kehidupan yang terhenti, keluarga yang kehilangan orang tercinta, serta luka yang membekas selama bertahun-tahun.

Sebagai musisi yang dikenal kerap mengangkat realitas sosial melalui karya-karyanya, Iwan Fals menghadirkan tragedi tersebut dalam bentuk lagu yang mengajak pendengar untuk kembali mengingat para korban dan memahami besarnya dampak sebuah kecelakaan transportasi.

Tragedi Bintaro, Tabrakan Dua Kereta pada Senin Pagi

Tragedi Bintaro terjadi pada Senin, 19 Oktober 1987, di kawasan Bintaro, Jakarta Selatan. Dua kereta api penumpang bertabrakan secara frontal dalam peristiwa yang kemudian dikenang sebagai salah satu kecelakaan paling mematikan dalam sejarah perkeretaapian Indonesia.

Kecelakaan tersebut melibatkan KA 225 yang melayani perjalanan dari arah Rangkasbitung dan KA 220 dari arah Tanah Abang. Tabrakan terjadi ketika kedua rangkaian kereta berada pada jalur yang sama.

Penelitian sejarah yang diterbitkan melalui jurnal mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta menguraikan bahwa insiden itu berkaitan dengan kesalahan komunikasi dan prosedur pemberangkatan kereta. Faktor manusia, kedisiplinan petugas, serta keterbatasan sarana turut menjadi perhatian dalam analisis penyebab kecelakaan.

Besarnya dampak tabrakan membuat proses evakuasi korban berlangsung dalam situasi yang sulit. Banyak penumpang meninggal dunia dan ratusan lainnya mengalami luka-luka. Tragedi tersebut menjadi salah satu bencana transportasi paling membekas dalam ingatan masyarakat Indonesia.

Editor: Abdul Rahman
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore