
Jumpa pers PRCI dan EcoSocioTech School tentang pentingnya hak cipta di dunia pendidikan. (Abdul Rahman/JawaPos.com)
JawaPos.com - Perkumpulan Reproduksi Cipta Indonesia (PRCI) bersama EcoSocioTech School (EST), yang sebelumnya dikenal sebagai Sekolah HighScope Indonesia, memperkuat komitmen terhadap penghormatan hak cipta di lingkungan pendidikan.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan lisensi penggunaan lanjutan (secondary use) untuk karya cipta buku dan karya tulis lainnya.
"Perjanjian lisensi antara PRCI (LMK dibidang buku) dan EcoSocioTech School (EST) merupakan berita bagus bagi dunia hak cipta di Indonesia," kata Candra Darusman selaku konsultan PRCI di bilangan Jakarta Selatan, Kamis (10/9).
"Sebagai penghormatan atas hak cipta buku dan inisiator gerakan moral, EST memperoleh lisensi sekaligus memberikan hak ekonomi kepada penulis dan penerbit atas kegiatan fotokopi (secondary use) buku-buku yang digunakan oleh sekolah dalam kegiatan pengajaran. Mulai hari ini bukan saja pencipta lagu mendapatkan royalti, tetapi pencipta buku juga mulai bisa mendapatkannya melalui LMK PRCI," imbuhnya.
Langkah ini dinilai penting mengingat buku dan berbagai karya literasi menjadi bagian tidak terpisahkan dari kegiatan belajar mengajar. Dalam praktiknya, sebuah karya tidak hanya dibaca secara langsung, tetapi juga kerap dimanfaatkan kembali untuk kebutuhan pembelajaran, penggandaan materi, hingga aktivitas akademik lainnya.
Melalui lisensi penggunaan sekunder, pemanfaatan karya dapat dilakukan dalam ruang lingkup yang telah diatur sekaligus tetap memberikan penghargaan terhadap hak ekonomi penulis, penerbit, maupun pemegang hak cipta.
Bagi PRCI, persoalan hak cipta di sektor pendidikan tidak semata-mata berkaitan dengan aspek hukum atau pemenuhan kewajiban lisensi. Yang tidak kalah penting adalah membangun kesadaran sejak dini tentang bagaimana sebuah karya seharusnya digunakan dan dihargai.
Gerakan Moral tersebut menjadi salah satu alasan PRCI menggandeng EcoSocioTech School. Melalui lingkungan pendidikan, pemahaman tentang hak cipta diharapkan tidak berhenti pada aturan, tetapi berkembang menjadi kebiasaan dan karakter dalam kehidupan sehari-hari.
Guru memiliki peran penting dalam proses tersebut. Selain mengajarkan materi pelajaran, guru diharapkan dapat menjadi teladan dalam menggunakan buku dan karya intelektual secara bertanggung jawab.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Sevilla vs Valencia di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Amankan 3 Poin!
Prediksi Skor Union Berlin vs Schalke 04 di Liga Jerman: Kans Die Knappen Bikin Tuan Rumah Terpukul
Prediksi Skor Garudayaksa vs Persik di Super League: Tuan Rumah Tak Ingin Malu di Kandang!
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Susunan Pemain Garudayaksa FC vs Persik Kediri: Septian David Incar Kemenangan!
Prediksi Skor Crystal Palace vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Eagles Berpeluang Pesta Gol
Prediksi Skor Bournemouth vs Brentford di Liga Inggris: Laga Sengit Berpotensi Imbang di Vitality
Prediksi Skor Aston Villa vs Nottingham Forest di Liga Inggris: Kans The Villa Menang Tipis
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022