Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 24 Agustus 2026 | 02.59 WIB

Karya Nukila Amal hingga Ari Pahala Hutabarat Jadi Pemenang Kusala Sastra Khatulistiwa 2026

Kusala Sastra Khatulistiwa 2026 umumkan 3 pemenang dari 3 kategori berbeda secara daring. (Instagram: kusalasastrakhatulistiwa) - Image

Kusala Sastra Khatulistiwa 2026 umumkan 3 pemenang dari 3 kategori berbeda secara daring. (Instagram: kusalasastrakhatulistiwa)

JawaPos.com - Kusala Sastra Khatulistiwa (KSK) 2026 telah menetapkan sekaligus mengumumkan tiga karya terbaik sebagai pemenang dari tiga kategori utama. Novel Ikhtiar yang Tak Benar-Benar karya Nukila Amal, kumpulan cerpen Hantu Ulang-alik karya Ratri Ninditya, dan kumpulan puisi Nusantara, Amnesia karya Ari Pahala Hutabarat keluar sebagai pemenang setelah melalui proses penjurian yang berlangsung secara bertahap dan mendalam.

Pengumuman pemenang Kusala Sastra Khatulistiwa 2026 dilakukan secara daring melalui kanal resmi KSK pada Minggu, 23 Agustus 2026. Ketiga karya tersebut dipilih setelah Dewan Juri menelaah sejumlah karya dengan mempertimbangkan kekuatan bahasa, gagasan, konsep artistik, hingga keberanian pengarang dalam memperluas kemungkinan sastra Indonesia.

Dewan Juri KSK 2026 terdiri atas Andina Dwifatma, Arif Bagus Prasetyo, Martin Suryajaya, Ni Made Purnama Sari, dan Saras Dewi. Mereka menilai karya-karya yang masuk memiliki kualitas yang relatif berimbang sehingga proses menentukan pemenang membutuhkan diskusi panjang.

Ni Made Purnama Sari mengatakan, para juri melihat adanya capaian artistik dan pengayaan tema yang kuat dari karya-karya yang mengikuti kompetisi tahun ini.

“Setiap anggota Dewan Juri sepakat bahwa karya yang masuk memiliki capaian artistik dan pengayaan tematik yang sangat memikat,” ujar Ni Made Purnama Sari dalam keterangannya.

Menurut dia, masing-masing penulis memiliki cara tersendiri untuk mengembangkan tradisi sastra yang sudah ada sekaligus menawarkan kemungkinan baru. Karena itu, proses penjurian tidak semata-mata mencari karya yang dianggap paling menonjol, tetapi juga melihat sejauh mana sebuah karya mampu memperkaya perkembangan sastra Indonesia.

Tiga Karya yang Diumumkan Sebagai Pemenang

Pada kategori novel, Ikhtiar yang Tak Benar-Benar karya Nukila Amal yang diterbitkan Kepustakaan Populer Gramedia dinilai memiliki kekuatan terutama pada teknik penceritaannya.

Andina Dwifatma menyebut novel tersebut berhasil membangun bentuk penceritaan polifonik, dengan menghadirkan berbagai suara dan gagasan tanpa membuat karakter-karakternya terdengar seragam.

Kemampuan tersebut membuat novel tidak hanya menawarkan cerita, tetapi juga menghadirkan pengalaman membaca yang berlapis. Tema domestik yang menjadi salah satu pijakannya pun berhasil dikembangkan menjadi eksplorasi estetik yang lebih luas.

Editor: Abdul Rahman
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore