
dokter Richard Lee saat digelandang ke Rutan Polda Metro Jaya. (Istimewa)
JawaPos.com - Majelis hakim Pengadilan Negeri Tangerang meminta tim kuasa hukum Richard Lee untuk memperbarui dokumen medis dari dokter Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pemuda Tangerang.
Hal itu setelah terdakwa Richard Lee dilaporkan sempat pingsan saat menjalani masa penahanan. Dokumen terbaru tersebut dinilai sangat penting sebagai syarat apabila pihak Richard Lee mengajukan permohonan pengalihan penahanan karena alasan kesehatan.
Permintaan itu disampaikan hakim dalam sidang lanjutan beragendakan pembacaan putusan sela, Selasa (14/7). Menurut majelis hakim, surat yang sebelumnya diajukan hanya berupa izin berobat dan belum memenuhi syarat untuk menjalani perawatan di rumah sakit.
"SOP dari kami harus ada rujukan dari dokter Lapas yang menyatakan yang bersangkutan membutuhkan perawatan di rumah sakit, entah berapa hari gitu. Kalau bisa di-update surat keterangan dokter yang terbaru," ujar ujar majelis hakim.
Sebelum itu, kuasa hukum Richard Lee, Faizal Hafied, mengungkapkan kondisi kesehatan kliennya memburuk selama berada di dalam tahanan. Berdasarkan keterangan dari Richard, ia sempat kehilangan kesadaran atau pingsan di dalam tahanan.
Faizal menyebut kondisi tersebut merupakan keadaan darurat medis yang memerlukan penanganan serius secara medis. Menurutnya, fasilitas kesehatan di Lapas Pemuda Tangerang belum memadai untuk menangani kondisi yang dialami Richard Lee sehingga pihaknya mengajukan permohonan pengalihan penahanan.
"Kondisi terdakwa dari informasi yang disampaikan ke kami, beliau dalam keadaan darurat medis yang nyata. Tanggal 10 kemarin terdakwa pingsan di sel," ujar Faizal Hafied di ruang sidang.
Dalam kesempatan yang sama, Richard Lee membenarkan bahwa dirinya telah mengonsumsi obat keras jenis Amitriptyline selama sekitar empat bulan belakangan. Sebagai seorang dokter, ia memahami penghentian obat secara mendadak dapat memicu berbagai gangguan kesehatan yang berbahaya.
"Saya sudah 4 bulan menggunakan Amitriptyline. Itu salah satu obat keras Yang Mulia," kata Richard Lee.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
Prediksi Skor Rennes vs Olympiakos: Tuan Rumah Andalkan Kekuatan Bermain di Roazhon Park
Prediksi Skor PSV Eindhoven vs Club Brugge di Liga Champions: Blauw-Zwart Bidik Kemenangan Tandang
Upaya Restorasi 325 Hektare Hutan di TNGHS untuk Jaga Habitat Macan Tutul Jawa
Mahasiswa Trisakti Geruduk Kantor Setneg Siang Ini, Tagih Janji Pemerintah soal Tritura
Bonek Murka! Persebaya Dibantai Kendal Tornado, Uston Nawawi Gantikan Tavares?
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
8 Hal yang Dianggap Membosankan oleh Ekstrovert, tetapi Justru Menjadi Kebahagiaan bagi Introvert

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022