
Film Dukun Magang jadi debut proyek komedi Hana Saraswati. (Shafa Nadia/Jawa Pos)
JawaPos.com - Film Dukun Magang karya sutradara Chiska Doppert resmi meramaikan bioskop Tanah Air. Proyek horor-komedi tersebut menceritakan tentang perjalanan seorang mahasiswa tingkat akhir di sebuah desa terpencil.
Kisah berfokus pada Raka (Jefan Nathanio) yang mengalami stres berat karena judul skripsi yang diajukan kerap ditolak dosen pembimbingnya. Dengan modal nekat, Raka mengambil topik tentang dunia perdukunan yang membawanya ke Desa Kalimati.
Selama proses penelitian, Raka ditemani oleh dua rekannya, Sekar (Hana Saraswati) yang merupakan warga asli desa tersebut dan Boiman (Fajar Nugra). Di Desa Kalimati, Raka magang dengan dukun legendaris, Mbah Djambrong (Adi Sudirja).
Masalah terjadi karena kecerobohan Raka melepas kuntilanak hitam yang telah dikurung selama 12 tahun oleh Mbah Djambrong. Akibatnya, keselamatan seluruh warga desa terancam. Demi membereskan kekacauan itu, Raka terpaksa belajar ilmu hitam.
Film Dukun Magang menyajikan drama teror mengerikan dengan sentuhan komedi yang bikin penonton terpingkal-pingkal. Hana mengaku tidak sabar menyaksikan respons publik sejak hari pertama penayangannya pada Kamis (18/6).
Pasalnya, Dukun Magang juga merupakan debut komedi Hana di industri perfilman. "Aku excited banget karena ini proyek komedi pertamaku. Film ini tuh lucu banget dan harusnya bisa diterima masyarakat luas," kata Hana di Jakarta Selatan.
Bicara soal karakter, Hana menyebut bahwa sosok Sekar memiliki daya tarik tersendiri di film Dukun Magang. Menurut dia, keberadaan Sekar punya makna besar karena menjembatani sudut pandang modern dengan tradisi.
"Sekar itu menarik, dia punya sisi modern, tapi tetap, dekat dengan budaya dan tradisi desa tanah kelahirannya," tutur Hana.
Lewat karakter Sekar, penonton juga diajak untuk melihat dunia mistis dari kacamata yang berbeda.

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
