
Jumpa pers Healing Jalur King Nassar. (istimewa)
JawaPos.com – Penyanyi dangdut King Nassar memiliki cara unik dan berbeda dalam melakukan healing untuk menghilangkan stres. Jika kebanyakan orang memilih berlibur, menonton, atau pergi ke tempat wisata, hal tersebut justru jarang dilakukan oleh pelantun lagu Seperti Mati Lampu.
King Nassar mengungkapkan bahwa healing dirinya justru terjadi pada saat menghibur orang-orang. Mantan suami Muzdalifah itu mengaku menemukan kebahagiaan ketika berada di atas panggung dan melihat para penonton terhibur oleh penampilannya yang nyentrik.
"Aku terus terang jarang healing. Healing aku biasanya menghibur orang dengan cara show pakai baju yang aneh-aneh, tapi masih dalam koridor yang benar ya," kata Nassar di kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin (27/4).
Menurut Nassar, hal-hal yang bersifat random dan penuh spontanitas saat tampil di atas panggung kerap membuatnya merasa bahagia. Ia merasakan kepuasan tersendiri ketika aksi panggungnya mampu membuat orang lain tersenyum dan terhibur.
Penampilan Nassar yang selalu penuh energi dan bersemangat, kerap menjadi sorotan di media sosial, menginspirasi lahirnya program baru berjudul Healing Jalur King Nassar.
Dalam program itu, Nassar akan menghibur masyarakat dengan gaya khasnya yang unik dan mengundang tawa. Ia juga akan didampingi oleh Andhika Pratama sebagai rekan host yang akan menyeimbangkan suasana.
"Di sini kita ngobrolin tema tapi nggak terlalu serius, kalau serius ke psikolog ya. Kita mah nggak serius. Seriusnya ada di Mas Dika, bercandanya ada di aku gitu. Kalau aku serius, orang nggak akan percaya. Tapi kalau Mas Dika serius, orang pasti percaya," kata King Nassar.
Andhika Pratama menjelaskan bahwa program Healing Jalur King Nassar mengusung konsep yang terinspirasi dari hal-hal viral di media sosial, lalu dikemas secara ringan agar mudah dinikmati oleh penonton dari berbagai kalangan.
"Disini kita bisa lihat King Nassar nyanyi di atas panggung, menghibur, diajak ngobrol chit-chat pun kadang-kadang dia selalu memancing dengan kelucuan-kelucuan,” ungkap Andhika.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
