JawaPos.com - Perseteruan panjang di balik layar industri kpop kembali memanas, ADOR resmi melayangkan gugatan hukum terhadap Min Hee Jin dan Danielle.
Melaporkan dari Allkpop, sidang yang dijadwalkan berlangsung pada 26 Maret 2026 di Pengadilan Distrik Pusat Seoul menandai dimulainya proses hukum secara penuh.
Langkah ini menjadi sorotan besar karena sebelumnya pengadilan sempat memenangkan Min Hee Jin dalam kasus terpisah melawan HYBE terkait opsi jual saham.
Saat itu, pengadilan menolak klaim HYBE terhadap pengakhiran perjanjian. Kemudian, agensi kuning tersebut langsung mengajukan banding dan tetap mempertahankan penangguhan.
Gugatan terbaru ini berakar dari konflik internal yang berujung pada retaknya hubungan antara ADOR, Min Hee Jin dan para member NewJeans.
ADOR menilai bahwa Min Hee Jin dan Danielle memiliki peran besar yang memicu perselisihan hingga menyebabkan terganggunya aktivitas grup.
Tak hanya itu, ADOR juga secara resmi mengakhiri kontrak eksklusif Danielle yang kini tidak lagi menjadi bagian dari NewJeans.
Beberapa anggota seperti Haerin, Hyein, dan Hanni dilaporkan telah kembali melanjutkan aktivitas bersama ADOR. Sementara Minji masih dalam tahap negosiasi.
Sebelumnya, Min Hee Jin sempat menawarkan jalan damai dengan melepaskan hak pembayaran. Namun, pihak HYBE tetap memilih jalur hukum untuk mendapatkan keputusan final.
Kasus ini kini dipandang sebagai salah satu konflik terbesar di industri kpop dalam beberapa tahun terakhir.
Dengan nilai gugatan yang besar sekitar Rp 484 Juta yang diajukan terhadap mantan member NewJeans dan Min Hee Jin menjadi babak dimulainya proses hukum setelah kemenangan mantan CEO ADOR tersebut.