
Ilustrasi pembunuhan (Antara).
JawaPos.com - Dwintha Anggary, cucu dari seniman legendaris Mpok Nori, meninggal dunia usai dibunuh oleh mantan suaminya berinisial F yang merupakan warga negara asing (WNA) asal Irak.
Dwintha Anggary diketahui pihak keluarga meninggal dunia dalam keadaan bersimbah darah di rumah kontrakan di bilangan Cipayung, Jakarta Timur, pada Sabtu (21/3) sekitar pukul 03.30 waktu dini hari. Terdapat sejumlah luka sayatan pada bagian tangan dan leher korban.
Keluarga Dwintha Anggary langsung menduga pelakunya adalah mantan suaminya berinisial F. Dugaan pihak keluarga, pembunuhan itu dilakukan berawal dari cekcok atas keinginan sang mantan suami untuk rujuk namun ditolak.
"Kayaknya gara-gara mau diajak rujuk tapi nggak mau. Adik saya memang sudah tidak mau rujuk," ungkap Dian, kakak pertama korban.
Menurut Dian, Dwintha Anggary ditalak oleh F sekitar bulan Februari 2026. Berhubung sudah merasa dicerai, cucu Mpok Nori pantang untuk kembali ke pelukan F. Sementara F selalu memaksanya untuk rujuk.
"Kalau dalam hukum Islam kan kalau dia sudah ditalak berarti sudah selesai. Adik saya kan cuma nikah siri. Kita anggap sudah selesai, tapi dia (F) nggak terima. Ternyata dia malah ngontraknya dekat rumah sini juga," ungkapnya.
Dia juga menceritakan langkah yang dilakukan pihak keluarga usai menduga mantan suaminya sebagai pelaku pembunuhan Dwintha Anggary. Keluarga korban mencari F ke rumah kontrakannya namun yang bersangkutan tidak ditemukan.
"Kita sempat cari dia (mantan suami Dwintha Anggary), ternyata dia sudah nggak ada di kontrakannya, sudah pamit sama tetangganya, katanya mau pulang," tutur Dian.
Mengetahui fakta itu, keluarga korban semakin yakin bahwa pembunuhnya adalah F.
Mantan suami Dwintha Anggary berinisial F kini sudah berhasil ditangkap pihak kepolisian. Kasus tersebut saat ini sedang ditangani Subdit Resmob Polda Metro Jaya.
