
Uztaz Solmed
JawaPos.com - Nama ustaz Solmed ikut terseret ke dalam masalah kasus dugaan pelecehan seksual sesama jenis setelah tokoh agama berinisial SAM dilaporkan ke Bareskrim Polri oleh sejumlah korbannya.
Sejumlah netizen menggeruduk akun media sosial ustaz Solmed dan menduga tokoh agama yang dilaporkan ke polisi adalah dirinya. Sejumlah dari mereka 'titip sandal' untuk tujuan ingin tahu update terbaru dari ustaz Solmed setelah kabar ini menggelinding di ranah hukum.
Ustaz Solmed dengan cepat merespons kabar tentang hal ini. Dia secara tegas membantah sosok inisial SAM yang dilaporkan ke Bareskrim Polri adalah dirinya.
"Lagi rame nih soal inisial SAM. Nama saya = Saleh Mahmud Munawir, jadi kalau mau pakai inisial ya SMM bukan SAM. Kok bisa-bisanya sih pada nyasar ke IG saya?" ujar ustaz Solmed dalam klarifikasinya di Instagram.
Baca Juga:Tak Takut dengan Ancaman Deddy Corbuzier, Mbak Rara Perlihatkan Ramalannya Soal Vidi Aldiano
Ustaz Solmed memperlihatkan nama di rekening pribadinya untuk menguatkan bahwa sosok inisial SAM yang dilaporkan ke polisi bukanlah dirinya. Nama yang tercantum dalam rekening yang diunggah di akun media sosialnya adalah Saleh Mahmud Munawir.
"Tuh kan, sudah disapa Halo pula sama bank yang satu itu. Sudah percaya kan kalau nama saya memang Saleh Mahmud Munawir. Ya sudah, yang pada nitip sendal, jeruk, ta'jil dll pada pulang ya, bilangin salah tempat penitipan," ujar Solmed.
Sebelumnya, 5 korban pelecehan seksual dari tokoh agama yang sering muncul di TV berinisial SAM membuat laporan polisi ke Bareskrim Polri, beberapa bulan lalu.
Menurut Benny Jehadu selaku kuasa hukum sejumlah korban, SAM melakukan pelecehan seksual terhadap sejumlah korbannya dalam rentang waktu sejak tahun 2017 hingga 2025 di sejumlah tempat berbeda.
SAM disebut sempat meminta maaf dan berjanji tidak akan melakukan perbuatan serupa. Namun pada kenyataannya, SAM kembali melakukannya lagi terhadap korban. Hal ini membuat korban tergerak untuk mengambil sikap tegas dengan membuat laporan polisi.
Kasus pelecehan seksual yang diduga dilakukan SAM terhadap sejumlah korbannya kini sudah naik dari tahap penyelidikan ke tahap penyidikan.
Pihak korban memberikan apresiasi kepada pihak kepolisian atas kesigapan dan profesionalitasnya dalam menangani perkara ini. Pihak korban menaruh harapan besar tokoh agama berinisial SAM segera ditetapkan sebagai tersangka.
