
Kepolisian mengantongi identitas pembunuh aktor Sandy Permana, 46 yang ditemukan bersimbah darah di Perumahan TNI/Polri Umum, Cibarusah, Kabupaten Bekasi, Minggu, (12/1). (@sandhypermana30)
JawaPos.com–Meninggalnya artis Sandy Permana masih menjadi perhatian publik. Pasalnya, dia ditemukan tetangganya di pinggir jalan dekat rumahnya telah bersimbah darah di daerah Cibarusah, Kabupaten Bekasi, Minggu (12/1), sekitar pukul 07.00 WIB.
Diduga kuat Sandy Permana meninggal dunia akibat pembunuhan. Pemain sinetron kolosal Mak Lampir itu mengalami sejumlah luka tusuk di bagian dada, perut, dan leher. Saat ini, petugas kepolisian masih bekerja berusaha mengungkap siapa sebenarnya pelaku yang tega memberikan sejumlah tusukan mematikan pada artis Sandy Permana.
Profil Sandy Permana
Sandy Permana lahir di Jakarta, 30 Juni 1979. Dia mengembuskan napas terakhir di usia 45 tahun diduga kuat sengaja dibunuh.
Karirnya di dunia hiburan diawali dengan menjadi model. Sandy Permana merupakan pemenang Cover Boy Aneka Yess pada 1999. Kala itu, Sandy bersanding dengan Dhini Aminarti yang menjadi juara Cover Girl.
Sandy Permana kerap membintangi sinetron atau serial kolosal setelah bergabung dengan rumah produksi Genta Buana Paramita yang kala itu sangat terkenal sebagai production house yang selalu membuat kolosal untuk tayangan televisi.
Selama berkarir di dunia hiburan, ada banyak judul yang sudah diperkuat olehnya terutama pada 2000-an dimana dia berhasil meraih popularitas dan kejayaan. Sandy Permana pernah membintangi Misteri Gunung Merapi atau Mak Lampir, Karmapala, hingga Raden Kian Santang.
Di serial Misteri Gunung Merapi, Sandy Permana berperan sebagai Arya Soma. Tokoh ini sukses besar melambungkan namanya di industri hiburan.
Setelah sinetron atau serial kolosal meredup, Sandy Permana mulai jarang muncul di televisi. Namun, dia kerap membuat video diunggah di media sosial tentang kegiatannya. Misalnya kegiatannya saat liburan ke tempat pariwisata.
Selain itu, Sandy Permana sempat menjajal peruntungan karier di panggung politik. Di Pemilu Legislatif 2024, dia mencalonkan diri sebagai caleg dari Partai Hanura namun sayangnya tidak menang.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
