Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 30 April 2024 | 05.46 WIB

CEO ADOR Min Hee Jin Bersikap Dingin, Tolak Panggilan Rapat Dewan Direksi Bersama HYBE

Min Hee Jin mengadakan konferensi pers darurat pada 25 April. - Image

Min Hee Jin mengadakan konferensi pers darurat pada 25 April.

JawaPos.com–CEO ADOR Min Hee Jin mengumumkan keputusan untuk tidak menghadiri rapat dewan yang diminta HYBE. Perwakilan Min Hee Jin mengatakan kepada kantor berita Newsen, HYBE meminta rapat dewan untuk membahas resolusi rapat pemegang saham, yang didorong audit tidak sah secara hukum. 

Menurut hukum, wewenang auditor untuk mengadakan rapat semacam itu terbatas pada ruang lingkup, yang diperlukan untuk melaporkan hasil audit. Oleh karena itu, ADOR memutuskan untuk tidak mengadakan rapat dewan seperti yang diminta, seperti yang dikutip dari Allkpop.

Keputusan itu menyusul inisiasi HYBE untuk melakukan audit mendadak terhadap manajemen ADOR pada 22 April, yang kemudian menuduh Min melakukan penggelapan yang berkaitan dengan tugasnya. 

HYBE kemudian meminta Min Hee Jin mengundurkan diri untuk memastikan manajemen yang tepat dan meminta pertemuan dewan direksi ADOR yang dijadwalkan pada 30 April.

Untuk mengantisipasi kemungkinan kegagalan rapat, HYBE telah mengajukan permohonan ke pengadilan pada 25 April untuk mengadakan rapat umum pemegang saham sementara. Keputusan pengadilan mengenai hal tersebut biasanya memakan waktu sekitar empat hingga lima minggu. 

Jika disetujui, pemberitahuan rapat umum pemegang saham sementara akan dilakukan pada hari yang sama, dengan rapat dewan direksi berikutnya yang akan diadakan sekitar lima belas hari kemudian. 

HYBE berencana untuk menggunakan pertemuan itu untuk memberhentikan direktur saat ini (Min Hee Jin) dan menunjuk direktur baru.

Selain itu, HYBE menuduh Min Hee Jin berencana mengambil alih kendali manajemen bekerja sama dengan eksekutif lain dan menuduh Min berkonsultasi dengan seorang dukun mengenai keputusan-keputusan besar perusahaan. 

Min Hee Jin membantah tuduhan tersebut dalam sebuah konferensi pers darurat yang diadakan di Seoul pada 25 April. Dia merilis beberapa pesan yang dipertukarkan dengan ketua HYBE Bang Si Hyuk dan CEO Park Ji Eon, menyangkal adanya rencana atau tindakan untuk mengambil alih perusahaan. 

Min Hee Jin berpendapat bahwa bukti-bukti yang dimiliki HYBE telah diputar balik serta dijebak, dan melabeli tuduhan tersebut sebagai pembalasan atas keluhan internal terkait masalah hak cipta. 

Tim hukum Min Hee Jin menekankan bahwa dengan HYBE yang memiliki 80 persen saham di ADOR dan Min hanya memiliki 20 persen saham maka pengambilalihan tersebut tidak masuk akal.

Setelah konferensi pers Min Hee Jin, HYBE menanggapi dengan menyatakan bahwa banyak klaim Min yang secara faktual tidak benar dan sulit untuk dibahas satu per satu. 

Mereka mengulangi seruan agar Min Hee Jin mengundurkan diri untuk memastikan manajemen ADOR yang tepat dengan menyatakan bahwa tindakannya pada konferensi tersebut menunjukkan ketidaklayakan sebagai seorang eksekutif.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore