
Min Hee Jin mengadakan konferensi pers darurat pada 25 April.
JawaPos.com–CEO ADOR Min Hee Jin mengumumkan keputusan untuk tidak menghadiri rapat dewan yang diminta HYBE. Perwakilan Min Hee Jin mengatakan kepada kantor berita Newsen, HYBE meminta rapat dewan untuk membahas resolusi rapat pemegang saham, yang didorong audit tidak sah secara hukum.
Menurut hukum, wewenang auditor untuk mengadakan rapat semacam itu terbatas pada ruang lingkup, yang diperlukan untuk melaporkan hasil audit. Oleh karena itu, ADOR memutuskan untuk tidak mengadakan rapat dewan seperti yang diminta, seperti yang dikutip dari Allkpop.
Keputusan itu menyusul inisiasi HYBE untuk melakukan audit mendadak terhadap manajemen ADOR pada 22 April, yang kemudian menuduh Min melakukan penggelapan yang berkaitan dengan tugasnya.
HYBE kemudian meminta Min Hee Jin mengundurkan diri untuk memastikan manajemen yang tepat dan meminta pertemuan dewan direksi ADOR yang dijadwalkan pada 30 April.
Untuk mengantisipasi kemungkinan kegagalan rapat, HYBE telah mengajukan permohonan ke pengadilan pada 25 April untuk mengadakan rapat umum pemegang saham sementara. Keputusan pengadilan mengenai hal tersebut biasanya memakan waktu sekitar empat hingga lima minggu.
Jika disetujui, pemberitahuan rapat umum pemegang saham sementara akan dilakukan pada hari yang sama, dengan rapat dewan direksi berikutnya yang akan diadakan sekitar lima belas hari kemudian.
HYBE berencana untuk menggunakan pertemuan itu untuk memberhentikan direktur saat ini (Min Hee Jin) dan menunjuk direktur baru.
Selain itu, HYBE menuduh Min Hee Jin berencana mengambil alih kendali manajemen bekerja sama dengan eksekutif lain dan menuduh Min berkonsultasi dengan seorang dukun mengenai keputusan-keputusan besar perusahaan.
Min Hee Jin membantah tuduhan tersebut dalam sebuah konferensi pers darurat yang diadakan di Seoul pada 25 April. Dia merilis beberapa pesan yang dipertukarkan dengan ketua HYBE Bang Si Hyuk dan CEO Park Ji Eon, menyangkal adanya rencana atau tindakan untuk mengambil alih perusahaan.
Min Hee Jin berpendapat bahwa bukti-bukti yang dimiliki HYBE telah diputar balik serta dijebak, dan melabeli tuduhan tersebut sebagai pembalasan atas keluhan internal terkait masalah hak cipta.
Tim hukum Min Hee Jin menekankan bahwa dengan HYBE yang memiliki 80 persen saham di ADOR dan Min hanya memiliki 20 persen saham maka pengambilalihan tersebut tidak masuk akal.
Setelah konferensi pers Min Hee Jin, HYBE menanggapi dengan menyatakan bahwa banyak klaim Min yang secara faktual tidak benar dan sulit untuk dibahas satu per satu.
Mereka mengulangi seruan agar Min Hee Jin mengundurkan diri untuk memastikan manajemen ADOR yang tepat dengan menyatakan bahwa tindakannya pada konferensi tersebut menunjukkan ketidaklayakan sebagai seorang eksekutif.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
