
Asmara Abigail. (Instagram: asmaraabigail)
JawaPos.com - Asmara Abigail sudah mengenal dunia perfilman sejak kecil berkat diperkenalkan oleh kakek dan orang tuanya yang memang suka sekali menonton film di bioskop. Setiap kali akan menonton, perempuan yang kini berusia 31 tahun itu selalu diajak.
Momen menonton sejumlah film pada waktu kecil ternyata sangat membekas pada diri Asmara Abigail membuatnya jadi tertarik untuk menjadi seorang aktris yang kini berhasil tercapai.
Dalam bayangan pemain film Pengabdi Setan pada waktu kecil, menjadi seorang aktris akan sangat menyenangkan. Setelah dunia seni peran benar-benar dijalaninya, bayangan dalam benak Asmara Abigail dulu memang tidak jauh meleset.
Baca Juga: Prosesi Pemakaman Jenazah Rizal Ramli Tak Dilakukan Secara Kenegaraan
Menjadi seorang aktris mrmang sangat menyenangkan karena Asmara Abigail merasa memiliki hidup yang hanya satu kali di dunia ini, dapat merasakan banyak pengalaman hidup dari karakter-karakter yang dia perankan.
"Enak banget kita mengalami berbagai pengalaman hidup dalam kehidupan yang kita miliki hanya satu kali ini. Kita bisa punya pengalaman hidup lewat karakter-karakter yang kita perankan, itu yang buat aku penasaran,” kata Asmara Abigail saat ditemui di bilangan Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu (3/1).
Menekuni dunia perfilman sejak 2012 silam sampai sekarang, Asmara Abigail terlibat dalam banyak film. Diantaranya pernah terlibat dalam film Pengabdi Setan, Perempuan Tanah Jahanam, Sultan Agung: Tahta, Perjuangan, Cinta, Mangkujiwo, dan sejumlah film lainnya.
Asmara Abigail mengungkapkan, ada tahapan dalam proses produksi film yang kerap membuatnya kurang memiliki rasa kepercayaan diri atau mengalami booster syndrome. Momen itu biasanya dialaminya sejak proses tahapan reading.
“Kalau sudah di depan kamera kita sudah fokus saja untuk kerja. Lebih nggak pedenya justru saat persiapan, saat kita tahu latihannya akan susah, akan mengalami banyak tantangan,” tuturnya.
“Mengalami booster syndrome itu saat persiapan, gua bisa nggak ya melakukan tantangan ini? Bisa nggak ya melakukan ini? Tapi Kalau sudah di depan kamera, sudah fokus saja,” tuturnya.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
