
Hubert Henry. Instagram
JawaPos.com–Berita duka di dunia musik kembali terdengar. Hubert Henry, bassist grup band Boomerang dikabarkan menghembuskan nafas terakhir pada Sabtu (24/4). Henry meninggal setelah menjalani perawatan selama 11 hari di Rumah Sakit Husada Utama Surabaya.
John Limahelu, kakak tertua Henry menjelaskan, adiknya pingsan pada Selasa (13/4). Sebelumnya, Henry tidak mengeluhkan sakit.
”Dia di Krembangan sama teman-temannya. Lalu pingsan dan dibawa ke Klinik Pusura. Kemudian Henry dipindahkan ke RSHU,” ujar John pada Sabtu (24/4).
Setelah dipindahkan di RSHU, Henry menjalani perawatan dan operasi. Pada Rabu (14/4), pembuluh darah di bagian otak Henry dinyatakan pecah. Henry pun menjalani operasi.
Jhon mengaku bingung, sebab meski telah menjalani proses operasi, kondisi kesehatan Henry tidak juga kunjung membaik. Bahkan, dia sempat mengalami koma hingga beberapa hari.
”Saya merasa cemas dan tadi sempat berpikir tidak bekerja,” beber John.
Setibanya di tempat kerja sekitar pukul 08.00 WIB, sang istri memberi kabar bahwa adiknya kritis. Henry pun menghembuskan nafas terakhirnya pukul 08.15 WIB.
Saat ini, jenazah Henry sudah berada di rumah duka. Dan rencananya bakal dimakamkan pada Senin (26/4), di pemakaman umum Kembang Kuning Surabaya.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=yDjZm-gDs6M

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
