
Omara Esteghlal.
JawaPos.com–Penjiwaan Omara Esteghlal saat memerankan tokoh Gora di film Budi Pekerti mendapat atensi besar dari publik. Berkat film besutan Wregas Bhanuteja itu, namanya masuk dalam nominasi Festival Film Indonesia (FFI) 2023 kategori Pemeran Pendukung Pria Terbaik.
”Aku hanya bisa bersyukur dan terima kasih. Bisa ikut serta dalam proses film Budi Pekerti itu adalah anugerah paling besar. Jadi, ini adalah bonus yang paling manis,” kata Omara Esteghlal kepada JawaPos.com.
Bagi dia, peran Gora punya makna tersendiri. Sebab karakter tersebut dibentuk sebagai manusia biasa pada umumnya. Bukan antagonis maupun protagonis.
”Gora itu definisi manusia keabu-abuan. Dia nggak bisa dilihat jahat atau baik, manusia biasa saja,” jelas Omara Estheglal.
Gora sudah berhasil membuatnya jatuh hati sejak kali pertama membaca skrip pada 2020. Dalam proses penjiwaan, aktor berusia 24 tahun itu menceritakan melakukan riset mendalam dari sisi psikologi. Namun, hal tersebut dilakukan bukan karena Gora memiliki penyakit mental.
”Melainkan semua di-research untuk menemukan yang pas untuk karakter Gora ini. Dia harus jadi karakter bayangan, tapi jadi satu hubungan interpersonal,” papar Omara Esteghlal.
Beruntung, background pendidikannya sebagai lulusan filsafat dan psikologi di St Olaf Collage, Amerika Serikat, memudahkannya untuk masuk ke dalam karakter Gora.
”Aku merasa beruntung sudah belajar psikologi. Jadi tahu kenapa Gora melakukan ini dan itu. Aku mungkin melakukannya secara humanis, tapi secara klinis belum terekspose,” tutur Omara Esteghlal.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
