Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 31 Mei 2023 | 06.12 WIB

Beda Versi Soal Garpu Antara Putri Balqis dan Bani Idham dalam Kasus KDRT

Potret wanita korban KDRT bernama Putri Balqis yang malah dijadikan tersangka dan ditahan di Polres Depok.



JawaPos.com - Salah satu yang menjadi sorotan di balik peristiwa terjadinya kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) antara Bani Idham dan Putri Balqis adalah soal garpu. Dari pihak Bani Idham melalui kuasa hukumnya, menyebut bahwa Ratu Balqis yang memegang garpu. Dia mengambilnya di meja makan usai membersihkan minyak cabai dari kamar mandi yang sempat dituangkan Bani ke kepalanya.

"Kemudian saudari PB (Putri Balqis) pergi kembali ke arah meja makan. Dan Bani melihat PB sudah memegang garpu, dia bergegas mengambil garpu dari tangan PB agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” kata Eka Sumanja, pengacara Bani Idham beberapa hari lalu.

Sementara versi Ratu Balqis jauh berbeda. Menurutnya, setelah sempat melakukan sejumlah pemukulan kepada dirinya dan Bani sempat menyeretnya ke kamar mandi, asisten rumah tangganya malah datang.

Baca Juga: Pernyataan Fatal Bani Idham yang Membuat Putri Balqis Tak Mungkin Pertahankan Rumah Tangga

Kepada ART, Bani meminta untuk tidak ikut campur dalam permasalahan sang majikan. Bani meminta ART untuk masuk ke dalam kamar dan kemudian diturutinya. Setelah itu, Bani masih bersitengang dengan Putri Balqis yang berujung pemaksaan agar ibu tiga anak tersebut masuk ke kamar ART.

Khawatir terjadi hal tak diinginkan, Putri Balqis sempat menolak namun dia kemudian dicekek dan dipiting oleh Bani. Akhirnya Putri Balqis pun menurutinya dengan masuk ke dalam kamar ART.

"Suami saya ngambil garpu dari meja makan, dia megang garpu. Dia mengikuti saya masuk ke kamar ART," cerita Putri Balqis.

"Saya sama ART di bawah, di lantai, suami saya narik kursi dan duduk di pintu. Saya bilang, 'Bunda mulai sesak tolong saya minta air.' Dia ambilin saya air kok. Saya sambil minum duduk, garpu itu diancam diarahkan ke mata ART saya," imbuhnya.

Ancaman itu dilakukan Bani lantaran mengira ART ikut campur dalam masalah pribadinya dengan Ratu Balqis. Khawatir terjadi hal-hal tak diinginkan,Balqis lantas mengambil inisiatif sekaligus melakukan langkah berani.

"Saya berdiri, saya ambil handuk, saya mengelap keringat suami saya. Saya peluk dia, sudah cukup, sudah cukup, saya bilang. Itu bisa reda," katanya.

 
Putri Balqis menjadi korban KDRT pada 25 Februari 2023 di sebuah rumah yang terletak di bilangan Cinere, Depok, Jawa Barat. Sejumlah bagian wajahnya dipukuli oleh sang suami hingga mengakibatkan sejumlah luka. Selain itu, dia juga sempat diseret dan rambutnya dijambak mau dimasukkan ke kamar mandi, serta sempat dipaksa masuk ke kamar ART.

Setelah berhasil kabur dari rurmah Bani Idham, Putri Balqis pada malam itu juga langsung membuat laporan polisi ke Polres Metro Depok.
 
 
Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore