Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 27 April 2018 | 23.55 WIB

Lihat Ondel-ondel Ngamen, Gadis Cilik ini Tulis Novel Budaya Betawi

Berawal dari melihat ondel-ondel mengamen, Frances Caitlin Tirtaguna menulis buku tentang kebudayaan Betawi tersebut. - Image

Berawal dari melihat ondel-ondel mengamen, Frances Caitlin Tirtaguna menulis buku tentang kebudayaan Betawi tersebut.

JawaPos.com - Indonesia patut berbangga karena salah satu generasi mudanya, Frances Caitlin Tirtaguna, 15, baru saja mendapatkan juara pertama untuk Overall Team Presentation mewakili sekolahnya di konvensi pemimpin muda se-Asia Pasifik, Asia Pasific Young Leaders Covention pada awal April 2018 di Singapura.


Acara tersebut mengusung tema Embracing Unity, Valuing Diversity dan diikuti oleh 6 negara. Frances sebahai perwakilan dari Binus School Simprug pun menjadi juara pertamanya.


Selain berbakat presentasi yang mengharumkan Indonesia di Singapura, Frances juga hobi menulis. Hal itu pula yang memotivasi dirinya menulis cerita dalam bentuk novel berjudul Ondel-Ondel Galau.


"Inspirasinya dari sepasang ondel-ondel lusuh yang ngamen di kemacetan Jakarta," kata Frances saat lounching novelnya, Jumat (27/4).


Berawal dari kegalauannya melihat ondel-ondel ngamen, dia kemudian tergerak mencari tahu tentang budaya khas Betawi tersebut. Dalam pencariannya, Frances semakin mengenal lebih dalam budaya asli Jakarta. Kemudian, hal itu menuntunnya riset di perkampungan kebudayaan Betawi di Setu Babakan.


Diakuinya, di Setu Babakan mendapat sambutan hangat dari para budayawan di sana. Indra Sutisna, salah satu budayawan di sana pun terharu akan perhatian Frances akan budaya Betawi.


"Saya berterima kasih dengan yang dilakukan Frances untuk menulis buku ini. Kita tidak boleh kehilangan jati diri kita, pun budaya Betawi sebagai inti kota Jakarta yang harus dijaga," kata Indra dalam sambutannya di Binus School Simprug, Jumat (27/4).


Untuk diketahui, novel Ondel-Ondel Galau bercerita tentang seorang gadis muda bernama Vina yang menjalani rutinitas anak sekolah pada umumnya. Pergi ke sekolah di pagi hari, belajar, dan pulang ke rumah di sore hari. Menjalani siklus yang sama setiap hari membuat Vina jengah dan mengambil tantangan baru untuk mengikuti klub musik tradisional Betawi, dan dia bermain biola di sana.


Petualangan baru pun bermula di klub tersebut. Vina memiliki teman-teman baru, mengetahui kebudayaan-kebudayaan tradisional yang belum pernah dia tahu, hingga tantangan yang harus dia hadapi.


"Semoga lewat novel ini aku bisa menginspirasi anak-anak muda seusiaku untuk kenal dan melestarikan budaya Betawi," kata Frances penuh semangat.


Novel Ondel-Ondel Galau diterbitkan oleh Gramedia Pustaka Utama dan diresmikan pada Jumat, 27 April 2018 di Binus School Simprug. Novel tersebut tersedia di seluruh toko buku Gramedia terdekat. Turut meramaikan acara tersebut Tarian Betawi Nandak Abang None oleh Culturific Club Binus School, Musik Gambang Kromong, dan pertunjukan Lenong Bocah dari sanggar seni Setu Babakan.

Editor: Novianti Setuningsih
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore