
Jenita Janet dan Danu Sofwan (INSTAGRAM JENITA JANET)
RUMAH tangga pedangdut Jenita Janet pernah kandas. Bahkan, hubungannya dengan mantan suami Alief Hedy Nurmaulid sempat memanas akibat perebutan harta gono-gini. Namun, kini Jenita menemukan kebahagiaan setelah menikah dengan Danu Sofwan tahun lalu. Keduanya tak segan-segan menunjukkan rasa cintanya di depan khalayak.
Setelah menikah, Jenita terlihat semakin lengket dengan suami. Kalian memang sebucin (budak cinta, Red) itukah?
Nggak nyangka juga sih karena bucin itu kan alami, ya ngalir gitu aja. Lahir dengan sendirinya. Kami berdua begitu (bucin) karena memang ingin saling mengapresiasi sikap dia ke aku dan sikap aku ke dia.
Apa sih yang bikin kalian saling bucin?
Jadi gini, aku punya treatment untuk suami. Begitu pun suami yang punya treatment untuk aku. Jadi, bucin ini adalah hasil dari apa yang kami berdua bangun dan buat selama ini. Tapi, memang semua itu bergantung kepada pasangan kita. Kalau dapat yang sefrekuensi, pasti memang begitu.
Danu itu tipikal laki-laki yang romantis?
Hmm… gimana ya. Teman-teman suamiku bilang suamiku berubah. Bilang gini, ”Danu, kok kamu kayak gini sih sekarang? Perasaan dulu cuek banget”.
Kemesraan kalian ditunjukkan saat tampil di depan publik sajakah?
Di depan kamera aja kami begitu, apalagi di belakang kamera. Kami berdua bisa lebih bucin dari itu. Hahaha.
Photo
SEKARANG BAHAGIA: Jenita Janet kini tengah menikmati kemesraan dengan suami, Danu Sofwan. Kedekatan mereka bisa dilihat di media sosial Jenita. Danu pun terbilang cukup romantis. (IMAM HUSEIN/JAWA POS)
Menurut Jenita, seberapa penting bucin kepada pasangan?
Itu sih harus, penting banget. Bucin itu kan treatment biar semakin menumbuhkan, memperkuat rumah tangga supaya kita tetap lengket dan harmonis. Ya, kita harus berupaya lah.
Pada 1 Juli lalu, Jenita berulang tahun ke-34 dan dapat kado peternakan sapi dari suami. Gimana perasaannya?
Wah, surprised dan luar biasa bahagia karena aku suka dengan pemandangan gunung. Sama sekali nggak nyangka karena ekspektasi aku waktu itu kami cuma makan bareng. Kalau memang mau ngasih mah satu ekor aja, tapi ini sama kandang-kandangnya dia kasih.
Kok bisa sih Danu kepikiran buat ngasih peternakan sapi?
Jadi, memang dulu aku pernah cerita bahwa mau beli sapi buat kurban pas Idul Adha tuh susah. Aku tuh sampai harus jadi penyanyi dangdut keliling, tapi akhirnya ya tetap nggak kebeli karena ada kebutuhan lain. Aku bilang, saat itu aku sedih banget. Nah, ternyata itu dimasukkin ke list suami apa yang harus dia (Danu) lakuin.
Banyak warganet yang berkomentar negatif, menganggap kalian lebay (berlebihan) karena pamer keromantisan di depan umum. Bagaimana Jenita menanggapi itu?
Sejujurnya kami sama sekali nggak pengin mengekspos itu. Cuma, memang ketika kami lagi jalan atau wawancara, tiba-tiba tuh suka timbul kegemesan. Menurut kami, itu cuma ekspresi sayang. Tapi, menurut orang lain, itu sweet.
Tapi, pernah merasa risi nggak sih dengan komentar-komentar miring tersebut?
Nggak, kami mah enjoy aja. Kami ngelakuinnya kan dengan pasangan yang halal.

Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
21 Rekomendasi Tempat Makan Dekat Stasiun Bandung, Kuliner Terbaik yang Cocok Saat Lagi Transit
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Pemkot Surabaya Buka Suara Terkait Rencana Penertiban Pasar Koblen
20 Tempat Makan Paling Recommended di Semarang, Banyak Pilihan Menu Kuliner yang Memanjakan Lidah
Lawan Arema FC Laga Terakhir Bruno Moreira? Intip Akhir Kontrak Kapten Persebaya Surabaya
