
Jennifer Coppen umumkan kehamilan.
JawaPos.com - Pengumuman soal kehamilan aktris Jennifer Coppen menuai pro dan kontra di kalangan warganet. Hal itu terjadi lantatan dia mengumumkan kehamilan sementara pernikahanya tak pernah diketahui publik.
Dari pernyataan Jennifer Coppen di akun media sosial yang menyinggung ketakutannya kepada keluarga hingga netizen (sehingga dia memilih merahasiakan kehamilan), netizen menduga aktris berusia 21 tahun itu hamil di luar nikah. Mereka juga mempertanyakan pernikahannya usai Jennifer Coppen mengumumkan kehamilan.
"Please jangan bilang ini kayak Marcel nikah diam-diam dan Indonesia di-prank kalau ia keren sampai gak ada berita," komentar salah satu netizen.
Netizen memahami bahwa kehamilan merupakan ranah privasi. Namun, yang dikhawatirkan dari kehamilan Jennifer Coppen, ke depannya akan muncul kasus-kasus lain dan kebiasaan baru yang menormalkan kehamilan di luar nikah dengan menabrak tata nilai, norma agama, yang selama ini dijunjung tinggi di tanah air.
"Gue mengapresiasi keputusannya untuk mempertahankan dan membesarkan bayinya. Tapi gak menormalkan hamil di luar nikah sih, dan jangan dijadikan pembenaran di kasus kayak gini. Kasih selamat untuk kewajiban bertanggung jawab kepada anaknya saja, tapi perilakunya sendiri gak patut dicontoh. Semoga hubungannya segera diresmikan ya," komentar salah satu warganet.
"Tidak berusaha untuk menghujat. Sebagai orang awam yang saya tahu budaya kita sudah hampir punah karena budaya pikiran dan dukungan ke arah seperti ini. Budaya hamil di luar nikah bakalan trend ke anak cucu kita. Zaman sekarang banyak banget support bukan ke arah positif tapi malah sebaliknya. Semoga bahagia dengan apa yang kamu lakukan," komentar yang lainnya.
Ada juga netizen yang mengkritik keputusan Jennifer Coppen yang mengumumkan kehamilannya dengan rasa bangga. "Baru kali ini lihat yang hamil di luar nikah dikasih ucapan selamat," keluhnya.
Terkait sejumlah komentar tak sedap netizen, Jennifer Coppen merasa tidak perlu melakukan klarifikasi. Dia pun meminta maaf lantaran tak bisa membalas pesan yang masuk satu per satu. Dia pun mengucapkan terima kasih ke semua orang yang telah memberikan support.
"Untuk yang sudah beropini buruk dan hujat juga, terima kasih ya doa terbaik untuk kalian. Aku tahu kalian kepo, banyak pertanyaan ABC yang gak semuanya bisa aku jawab. Tolong hargain privasi aku yang aku pilih simpan untuk diri sendiri,” ujar Jennifer Coppen.
Dia meminta netizen untuk tidak berspekulasi aneh-aneh tentang kehamilannya tanpa mengetahui fakta yang sebenarnya.
"Menurut aku juga nggak penting untuk aku jawab. Yang aku butuhin hanya support dan doa aja kok dari kalian, apalagi buat sesama wanita. Pada kolom komentar, ada yang hujat aku ABCD lah tanpa tahu kebenarannya," aku Jennifer Coppen.
Dia menegaskan komentar-komentar negatif yang masuk tidak akan membawa dampak apa pun kepada dirinya. Sebab kehamilan dan punya anak merupakan dambaannya sebagai seorang wanita.
"Aku bahagia dan Dali juga bahagia. Itu adalah hal terpenting. Terima kasih buat yang sudah belain aku juga. Ingat, if you got nothing nice to say Then don't say anything. Semoga semua dalam lindungan Tuhan ya dan doa,” tandas Jennifer Coppen.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
