Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 7 April 2023 | 14.37 WIB

Artis Indonesia Berdoa untuk Keselamatan Rakyat Palestina Usai Masjid Al Aqsa Kembali Diserbu Polisi Israel

Ilustrasi cacar monyet. Dok JawaPos - Image

Ilustrasi cacar monyet. Dok JawaPos

JawaPos.com - Artis Indonesia turut mengecam serangan polisi Israel yang menyerbu ke dalam Masjid Al Aqsa. Bahkan, mereka melakukan itu saat muslim Palestina menunaikan salat. Insiden pertama Rabu (5/4) pagi dan berlanjut malam waktu setempat.

Berbagai video yang menunjukkan kebrutalan polisi Israel memukul warga yang beribadah beredar luas. Inilah yang memicu para artis tanah air turut bersuara. Di antaranya Vicky Prasetyo juga Taqy Malik yang mengunggah peristiwa memilukan itu di akun Instagram mereka, Kamis (6/4).

“Kalian tidak perlu menjadi Muslim untuk membela Palestina, kalian hanya perlu menjadi manusia,” tulis Vicky menggunggah kepedulian publik terhadap serangan terhadap warga Palestina seperti dilansir Pojoksatu.id (Jawa Pos Group).

“Ya Allah lindungilah saudara/i kami di Palestina,” sambungnya.

Begitu juga dengan Taqy Malik yang sedih melihat muslim Palestina yang harus menjalani ibadah di bulan Ramadan di tengah serangan. “Di saat Ramadhan kita penuh dengan canda dan tawa, mereka saat ini penuh dengan dara dan derita,” ungkapnya.

Hal senada juga disuarakan mantan artis Peggy Melati Sukma yang menggunggah umat Muslim Palestina tengah salat didorong oleh polisi Israel.

“SubhanaAllah, demikian perilaku keji pasukan z!oni5t Isr43l penjajah. Mereka menginjak sajadah dan lantai sujud untuk membubarkan satu persatu jamaah Palestina di Masjidil Aqsha yang sedang di tengah menunaikan kewajiban salat,” ungkapnya.

“Sahabat, selalu luruskan shaf, perjelaslah di mana posisimu berdiri. Mari bersama dukung dan suarakan perjuangan rakyat Palestin4, dengan apapun yang kita bisa, termasuk share postingan ini!” serunya.

Begitu juga Indadari, mantan istri Lucky Hakim yang berharap doa untuk Palestina terus dilantunkan.

“Dari tahun ke tahun, Ramadan, menjadi bulan penuh perjuangan untuk saudara-saudara kita di Palestina, khususnya jamaah Masjidil Aqsa. Dimana salat mereka dihalangi, itikaf mereka di malam Ramadan dihujani dengan tembakan dan penggebukan membabi buta. Al Aqsa masjid kita, salah satu Masjid Mulia kita, kaum Muslimin,” tulisnya.

Dia mempertanyakan jika ada yang tidak menangis melihat jamaah dan Masjid Al-Aqsa. “Jika air mata tak jatuh dan menangis melihat salah satu Masjid Mulia kita diserang, melihat saudara-saudara kita disakiti di Al Aqsa di Ramadan ini, jangan-jangan hati telah mati,” sebutnya,

“Ya memang kemenangan itu akan datang. Ya memang penyerangan sudah terbiasa terjadi, tapi bukan berarti kita diam, hanya melihat, dan tak peduli,” tegasnya.

“Minimal selipkan doa, selipkan doa untuk Al Aqsa, untuk saudara-saudara kita yg berjuang di garda depan untuk membela Al Aqsa. Kita di sini memang jauh, tapi hati kita harusnya bergetar karena iman merasa terkoyak melihat yang terjadi di sana saat ini,” pungkasnya.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore