Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 3 April 2023 | 20.20 WIB

Film Ancika 1995 Mulai Syuting Hari Ini, Arbani Yasiz Jadi Dilan dan Zee JKT48 Perankan Ancika

para pemeran pendukung dan tim produksi Ancika 1995 saat pengumuman cast di Jakarta beberapa waktu lalu. - Image

para pemeran pendukung dan tim produksi Ancika 1995 saat pengumuman cast di Jakarta beberapa waktu lalu.

JawaPos.com – Tiga tahun setelah perilisan Milea: Suara dari Dilan (2020), film Ancika 1995 akhirnya diproduksi. Para pemain memulai syuting di Bandung, Jawa Barat, hari ini (3/4). Dalam konferensi pers kemarin di Hotel de Braga, Bandung, tim produksi mengumumkan dua pemeran utama untuk film adaptasi novel Ancika: Dia yang Bersamaku Tahun 1995 itu.

Dilan tak lagi diperankan oleh Iqbaal Ramadhan. Rasa penasaran publik terhadap pemeran Dilan yang baru pun akhirnya terjawab. Dilan di Ancika 1995 diperankan Arbani Yasiz. Sementara itu, Ancika diperankan Azizi Shafaa Asadel alias Zee JKT48. Sebelumnya, aktris Steffi Zamora sempat diperkenalkan sebagai Ancika di film Milea: Suara dari Dilan.

Keputusan tim produksi mengganti pemeran Dilan menuai perdebatan. Terlebih di kalangan penggemar Dilan, baik novel maupun film. Arbani pun paham bahwa situasi itu akan terjadi. Dia yakin bakal dibanding-bandingkan dengan Iqbaal. Sebab, karakter Dilan memang melekat pada diri mantan personel Coboy Junior itu. Apalagi, Iqbaal telah memerankan Dilan di tiga film.

Namun, Arbani menyebut hal itu bukan masalah baginya. ’’Sama sekali nggak mengganggu (dibandingkan dengan Iqbaal, Red). Terserah pendapat orang aja, lebih suka Dilan yang versi Iqbaal atau versi 1995,’’ kata aktor 28 tahun itu.

Menurut Arbani, yang terpenting saat ini adalah bagaimana dirinya bisa total memerankan Dilan dan menjalankan tugasnya dengan profesional. Soal pendalaman karakter, Arbani punya cara tersendiri. Selain mengandalkan skrip, dia banyak berdiskusi dengan penulis novel Ancika dan pencipta karakter Dilan, Pidi Baiq.

Arbani juga banyak dibantu oleh ibunya mengenai suasana pada 1995. Sebab, di tahun tersebut, Arbani masih berusia 1 tahun. ’’Pas proses reading banyak bertanya tahun 1995 itu gimana. Ayah (sapaan Pidi Baiq, Red) juga ngasih tahu di tahun 1995 ada apa aja. Nelepon masih pakai telepon umum,’’ paparnya.

Benni Setiawan, sutradara Ancika 1995, memaparkan alasan pihaknya mengganti Iqbaal. Dia sengaja mengubah pemeran utama karena ada perkembangan karakter yang dialami Dilan. Di film Ancika 1995, Dilan bukan lagi siswa SMA. Dia adalah mahasiswa Fakultas Seni Rupa Institut Teknologi Bandung (ITB). ’’Ada peningkatan emosi dan perubahan pola pikir dari Dilan pas SMA ke Dilan yang sekarang kuliah dan jadi aktivis, tapi tetap selengean,’’ ucap Benni.

Penentuan pemeran Dilan yang baru melewati proses panjang dan berliku. Pidi pun ikut menyeleksi sosok Dilan melalui proses casting sejak tahun lalu. Hingga akhirnya ditemukan aktor yang pas untuk mengganti Iqbaal akhir tahun lalu. ’’Banyak yang di-casting sebelum kami menemukan yang cocok,’’ ujar Benni.

Meski pergantian pemeran Dilan menuai perdebatan, Benni enggan memusingkannya. Menurut dia, hal itu justru menjadi tantangan tersendiri. Benni yakin Arbani akan berhasil membangun citra baru Dilan. ’’Insya Allah hasilnya baik. Situasi yang dihadapi memang beda, ada pemain baru yang akan jadi pertanyaan untuk penggemar Dilan,’’ tuturnya.

Benni menambahkan, tokoh Dilan yang diciptakan Pidi bisa diperankan siapa saja tanpa terkecuali. ’’Sudah banyak contohnya kok,’’ terangnya. (shf/c18/len)

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore