Shinta Bachir
JawaPos.com - Shinta Bachir akhirnya membuka fakta mengejutkan di balik perceraiannya dengan mantan suaminya yang terakhir. Dia mengaku tidak tahan atas ulah sang mantan yang kerap memaksanya melakukan hubungan intim saat menstruasi atau sedang datang bulan.
Menurut Shinta Bachir, melakukan hubungan intim saat datang bulan dilarang oleh dokter karena dalam kondisi kotor. Selain itu, larangan juga datang dari agama yang diyakininya.
Karena dipaksa, dia pun mengikutinya supaya tidak terus berantem dengan eks suami. Namun akibat melakukan hubungan intim saat datang bulan, Shinta Bachir sampai sakit mengalami penebalan pada bagian dinding rahim. Dia pun sampai harus berobat ke dokter atas sakit yang dideritanya tersebut.
Baca Juga: Kerap Dituduh Produksi Knalpot Bising, Asosiasi Knalpot Lokal Curhat ke Menteri Teten
Yang sangat terasa mengiris hati dirasakan Shinta Bachir, pernah pada suatu kesempatan dirinya merasakan sakit sudah tak tertahankan pada bagian rahimnya. Eks suaminya justru menolak untuk dia berobat ke dokter.
"Aku pernah sakit mau ke dokter sama dia nggak boleh karena dokternya laki-laki. Aku disuruh cari dokter lain. Sementara saat itu aku lagi sakit banget," aku Shinta Bachir dalam video diunggah akun Lambegosiip di Instagram.
Sekalipun sakit sudah dirasakannya diganjar beroba ke dokter, eks suaminya tetap tidak berubah. DIa masih sering memaksanya untuk melakukan hubungan intim pada saat menstruasi.
Dia pun kini merasa bersyukur sekaligus lega sudah bercerai dari eks suami. Karena kalau tetap mempertahankan rumah tangga, dia merasa ada resiko besar yang harus ditanggungnya.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
