
Hindari negara-negara ini untuk keselamatan Anda. (The Independent)
JawaPos.com - Sebuah penelitian terbaru mengungkapkan negara-negara yang dianggap paling berbahaya untuk dikunjungi pada tahun 2024. International SOS, sebuah konsultan medis dan keamanan, menetapkan Sudan Selatan, Afghanistan, Suriah, Libya, dan Somalia sebagai negara-negara dengan tingkat risiko tertinggi dalam Peta Risiko Tahunan mereka.
Peta tahunan ini secara teliti mengevaluasi berbagai faktor untuk memberikan informasi kepada wisatawan dan para pebisnis mengenai potensi ancaman di seluruh dunia.
Dilaporkan dari independent, Kamis (21/12), laporan ini menyatukan penilaian risiko kesehatan dan keamanan, mencerminkan dampak peristiwa seperti konflik yang tengah berlangsung di Ukraina serta situasi antara Israel dan Hamas.
Pada tahun ini untuk pertama kalinya, peta tersebut menyertakan peringkat berdasarkan risiko perubahan iklim sebagai respons terhadap peningkatan peringatan terkait iklim yang diberikan kepada klien oleh International SOS. Hal ini terjadi seiring meningkatnya suhu global yang meningkatkan risiko kesehatan secara global.
Data yang dikumpulkan oleh Inform, kolaborasi antara Pusat Perubahan Iklim Euro-Mediterania dan Pusat Penelitian Gabungan Komisi Eropa, memberikan perkiraan mengenai risiko krisis dan bencana kemanusiaan di masa depan yang dipicu oleh perubahan iklim.
Dr. Irene Lai, Direktur Medis Global di International SOS, menyebutkan contoh peristiwa panas ekstrem tahun ini, seperti gelombang panas pertama yang dinamai Cerberus yang melanda Eropa, yang mungkin akan menjadi kejadian biasa untujk seterusnya. Dia juga menyoroti dampak tidak hanya secara fisik dari panas ekstrem tetapi juga dampak negatif yang signifikan terhadap kesehatan mental.
Dr. Lai menekankan pentingnya perencanaan oleh dunia usaha untuk menyesuaikan gaya hidup dan bekerja guna melindungi kesehatan, sambil mengambil langkah-langkah untuk memperlambat dan pada akhirnya membalikkan tren peningkatan suhu.
Negara-negara tersebut dinilai berdasarkan tiga kategori risiko utama, yaitu medis, keamanan, dan perubahan iklim, dengan skala lima tingkat mulai dari "rendah" hingga "sangat tinggi" untuk medis dan perubahan iklim, dan dari "tidak signifikan" hingga "ekstrim" untuk keamanan.
Dalam aspek "keamanan," negara-negara seperti Ukraina, Suriah, Irak, Afghanistan, Libya, Yaman, Sudan Selatan, Republik Afrika Tengah, dan Somalia memperoleh peringatan tertinggi dengan tingkat "ekstrim."
Beberapa wilayah di Lebanon, wilayah Palestina, Rusia, dan seluruh Sahel mengalami peningkatan risiko keamanan, sementara Ekuador dan sebagian Kolombia menghadapi kenaikan kriminalitas dan kerusuhan.
Kendati demikian, peringkat risiko di El Salvador dan sebagian Nepal mengalami penurunan yang terus bekelanjutan pada beberapa faktor risiko.
Sementara itu, negara-negara Eropa menjadi yang paling aman, termasuk Islandia, Luksemburg, Norwegia, Swiss, dan Denmark.
Dalam kategori "medis," beberapa negara yang dihadapkan pada risiko "sangat tinggi" mencakup Suriah, Irak, Afghanistan, Yaman, Korea Utara, Wilayah Palestina, Haiti, Libya, Niger, Burkina Faso, Guinea, Guinea-Bissau, Sierra Leone, Liberia, Sudan, Sudan Selatan, Republik Afrika Tengah, Eritrea, Burundi, dan Somalia.
Beberapa negara yang berisiko "sangat tinggi" terhadap perubahan iklim yaitu Suriah, Irak, Afghanistan, Yaman, Chad, Niger, Mali, Nigeria, Republik Afrika Tengah, Sudan Selatan, Ethiopia, Somalia, Republik Demokratik Kongo, dan Mozambik.
Inggris, sebaliknya, menerima peringkat "rendah" untuk ketiga kategori risiko tersebut.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
