Ilustrasi bermain musik (Pixabay)
JawaPos.com- Kata skena belakangan ini menjadi kata yang sering diucapkan oleh kalangan anak muda di media sosial. Tidak terkecuali media TikTok, kata ini banyak dimuat oleh konten kreator dalam postingan mereka.
Menurut akun TikTok @anak mediatic, kata skena identik dengan orang yang menyukai band bergenre underground, naik fixie ke coffee shop, siangnya kerja di agensi dan pergi ke pesta ketika malam hari.
Sementara, menurut akun@sastra.silalahi, istilah skena merujuk pada cara berpenampilan orang-orang yang memakai kaos polos oversize dan sepatu docmart.
Di TikTok juga dapat ditemui berbagai konten yang memberikan rekomendasi berpenampilan agar seseorang layak disebut anak skena dengan hanya mengetik kata ini di kolom pencarian.
Melansir TikTok @Kuydotid pada Jumat (14/7), kata skena berasal dari Bahasa Inggris yaitu scene. Kata ini pertama kali digunakan pada tahun 1940-an untuk memberi karakter cara hidup marginal dan bohemian.
Sedangkan menurut kamus bahasa gaul, skena adalah singkatan dari tiga kata yaitu Sua, cengKErama, kelaNA. Dapat diartikan istilah skena adalah perkumpulan kolektif yang bisa menciptakan suasana untuk bercengkrama sampai berkelana bersama saat berkumpul.
Misalnya ketika perkumpulan tersebut merupakan penggemar musik pop, maka mereka dapat disebut dengan skena Pop.
Sebenarnya fenomena skena ini bukanlah yang buruk. Perkumpulan kolektif tersebut tentu dapat meningkatkan pengetahuan akan dunia musik. Namun, saat ini Skena seakan memiliki intonasi negatif di media sosial. Skena malah dianggap sebagai perkumpulan penggemar musik yang memiliki budaya kritik-mengkirik di kalangan penikmat musik lainnya.
Mereka yang merasa paling mengerti tentang musik pun disebut dengan istilah polisi skena. Dinamakan polisi karena mereka seolah kerap mengawasi pembicaraan tentang musik di media sosial dan seolah memberi teguran ketika musik yang dibicarakan tidak sesuai dengan definisi musik menurut mereka.
Banyak akun TikTok yang seolah mempraktikkan menjadi anak skena, salah satunya adalah Sastra Silalahi. Dalam unggahannya, ia kerap mengangkat tema skena.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
