
Global Energy Leader Arup, John Ammentorp dalam temu media di Jakarta, Jumat (25/9)/(Dimas Choirul/JawaPos.com).
JawaPos.com - Rencana Pemerintah Indonesia yang menargetkan pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 gigawatt peak (GWp) dalam tiga tahun ke depan dinilai sebagai langkah realistis.
Ini untuk mempercepat transisi energi bersih. Meski demikian, realisasi target tersebut membutuhkan kepastian untuk menarik investasi.
Termasuk kepastian ketersediaan lahan, tahapan pengembangan proyek, rantai pasok, dan kontrak.
"Saya pikir PLTS benar-benar peluang yang belum dieksplorasi, teknologi ini mudah diimplementasikan dan memberikan dampak yang besar dalam waktu yang relatif cepat, proyek ini dapat diselesaikan dalam dua hingga tiga tahun," kata Konsultan Pembangunan Infrastruktur sekaligus Global Energy Leader Arup, John Ammentorp dalam temu media di Jakarta, Jumat (25/9).
John menjelaskan hal utama yang perlu diperhatikan dalam pembangunan PLTS.
Menurutnya, kesiapan jaringan listrik menjadi faktor penting untuk menampung tambahan pembangkit. Selain itu, penguatan jaringan juga harus mencakup interkoneksi antarpulau.
"Jadi sangat penting untuk memiliki itu," ungkapnya.
Selain itu, lanjut John, perencanaan jaringan perlu didukung data mengenai aliran energi sehingga pemerintah dan pelaku industri dapat mengetahui dampak penambahan pembangkit maupun permintaan listrik di setiap wilayah.
Data tersebut dapat digunakan untuk menentukan lokasi pembangkit surya, sekaligus mengidentifikasi wilayah yang paling memungkinkan untuk menempatkan beban listrik baru tanpa membebani jaringan yang ada.
Pemetaan aliran energi juga diperlukan untuk mengidentifikasi potensi hambatan atau bottleneck pada jaringan dan menentukan lokasi yang paling tepat untuk pengembangan jaringan maupun permintaan listrik baru.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di Liga Nations UEFA: Jvarosnebi Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Bangladesh vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Curi Kemenangan
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022