
Penandatanganan Sponsor Agreement dan Perjanjian Jual Beli Listrik (PJBL) pada agenda Peresmian Pembangunan PSEL Bali di Denpasar Selatan pada Rabu (8/7). (dok. PLN)
JawaPos.com - PT PLN (Persero), menegaskan kesiapanya untuk menerima listrik dengan kapasitas 30 Megawatt (MW) yang bersumber dari sampah dari program Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Bali.
Komitmen tersebut tergambar dari penandatanganan Sponsor Agreement dan Perjanjian Jual Beli Listrik (PJBL) pada agenda Peresmian Pembangunan PSEL Bali di Denpasar Selatan pada Rabu (8/7).
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, mengatakan transformasi pengelolaan sampah menjadi energi merupakan langkah penting dalam menghadirkan solusi yang berkelanjutan bagi lingkungan sekaligus menciptakan nilai tambah bagi masyarakat.
Menurutnya, PSEL merupakan wujud transformasi dalam pengelolaan sampah. Melalui kolaborasi yang kuat, sampah tidak lagi dipandang sebagai beban, tetapi dapat diolah menjadi sumber energi yang memberi manfaat.
“PLN siap mendukung program ini dengan memastikan energi yang dihasilkan dapat terserap secara andal ke dalam sistem kelistrikan sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat secara luas," ujar Darmawan keterangan tertulis yang diterima, Kamis (9/7).
Adapun, fasilitas PSEL Bali dirancang memiliki kapasitas pengolahan sampah sebesar 1.200–1.650 ton per hari dengan potensi pembangkitan listrik hingga 30 megawatt (MW). Proyek ini menjadi bagian dari pengembangan PSEL di 11 lokasi yang ditargetkan mampu mengolah hingga 14.928 ton sampah per hari dengan potensi kapasitas pembangkitan mencapai 310,3 MW.
Darmawan mengatakan, pengembangan PSEL di berbagai daerah diharapkan menjadi langkah nyata dalam memperkuat pengelolaan sampah nasional sekaligus menghadirkan energi yang bermanfaat bagi masyarakat.
“PLN mendukung upaya tersebut dengan memastikan energi yang dihasilkan dari fasilitas PSEL dapat terintegrasi ke dalam sistem kelistrikan nasional sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara lebih luas,” ujarnya.
Dalam agenda yang sama, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan bahwa pembangunan PSEL menjadi langkah penting dalam memperkuat pengelolaan sampah nasional.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022