
JawaPos.com - Penentuan harga listrik masih menjadi batu sandungan dalam rencana ekspor listrik hijau Indonesia ke Singapura. Pemerintah memastikan negosiasi terus berjalan untuk mencapai skema yang menguntungkan kedua belah pihak.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan, negosiasi harga listrik masih terus berlangsung, karena pemerintah Indonesia menginginkan skema yang memberikan manfaat seimbang bagi kedua negara.
Ia menjelaskan bahwa regulasi di Indonesia juga menempatkan kewenangan penetapan harga listrik di tangan pemerintah. Bahlil mengatakan, kesepakatan belum ditetapkan karena kedua negara tengah mencari jalan tengah untuk ekspor listrik tersebut.
"Terkait dengan harga listrik ke Singapura, proses tahapannya berjalan, tetapi kita masih menegosiasikan harga. Regulasi kita memang menempatkan harga itu di pemerintah. Kita ingin ada win-win, saling menguntungkan. Kerja sama itu harus saling menguntungkan kedua pihak. Tinggal di titik itu saja dan saya pikir sebentar lagi akan ada titik temu," ujar Bahlil dalam keterangan yang diterima, Selasa (7/7).
Bahlil mengatakan, pembahasan harga tersebut merupakan bagian dari implementasi nota kesepahaman (MoU) sektor energi yang telah ditandatangani kedua negara sejak tahun lalu.
Kesepakatan itu mencakup ekspor listrik hijau ke Singapura, pengembangan kawasan industri hijau, serta kerja sama carbon capture and storage (CCS).
"Tadi kita membahas menyangkut dengan listrik. Dari satu tahun lalu kan kita sudah melakukan penandatanganan MoU. Ada tiga MoU kita. Satu adalah ekspor listrik ke Singapura, listrik hijau, kedua kawasan industri hijau, dan yang ketiga adalah untuk carbon capture storage atau CCS-nya. Ketiganya merupakan satu kesatuan yang kita tandatangani sejak tahun kemarin," jelasnya.
Selain sektor energi, pertemuan Indonesia dan Singapura juga membahas berbagai agenda kerja sama bilateral, mulai dari perdagangan, investasi, konektivitas, ekonomi digital, keamanan siber, hingga pertahanan.
Dimana, dari 26 kesepakatan yang ditandatangani, sebanyak 18 merupakan kerja sama antar pemerintah atau government to government (GtoG), sedangkan delapan lainnya merupakan kerja sama antar pelaku usaha atau business to business (BtoB).
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Menkop Pastikan Gaji PNS Lewat Koperasi Mulai Tahun Ini, Tak Perlu Tunggu 2027
Ketua Komisi II DPR Usulkan Gaji PNS lewat Koperasi Hanya untuk Pegawai Pusat
Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Be'er Sheva: De Kaasboeren Terlalu Digdaya di AFAS Stadion
Prediksi Skor Wofoo Tai Po vs Lion City Sailors di ACL Two: Tim Singapura Diunggulkan Menang
Prediksi Skor Sparta Prague vs Lillestrom: Železná Sparta Siap Menang Telak di epet ARENA
Prediksi Skor Gangwon FC vs Phnom Penh Crown: Misi Tuan Rumah Raih Kemenangan Perdana di ACL Two
Prediksi Skor BG Pathum United vs Adelaide United: The Rabbits Waspadai Ketajaman Wakil Australia
Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Be'er Sheva: De Kaasboeren Diunggulkan
Prediksi Skor Tampines Rovers vs Machida Zelvia: Wakil Jepang Berpeluang Curi Tiga Poin di Singapura
Prediksi Skor Celje vs Omonia: The Shamrock Jaga Mimpi Lolos ke 32 Besar

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022