
Hasil tangkapan ikan yang diasinkan (Nur Chamim/Jawa Pos Radar Semarang)
JawaPos.com – Keterbatasan fasilitas penyimpanan dingin (cold storage) dan pasokan energi yang andal membuat masyarakat pesisir belum menikmati nilai ekonomi maksimal dari sektor kelautan. Bahkan, kehilangan hasil pascapanen di sejumlah wilayah disebut bisa mencapai 30–50 persen.
Padahal, nilai ekspor perikanan Indonesia pada 2025 telah mencetak rekor sebesar US$ 6,27 miliar. Namun, besarnya potensi tersebut belum sepenuhnya dirasakan masyarakat pesisir karena masih terkendala rantai dingin, pengolahan hasil, logistik, hingga akses pasar.
Indonesia Country Lead Global Energy Alliance for People and Planet (GEAPP), Rizky Fauzianto, mengatakan masyarakat pesisir sebenarnya telah memiliki sumber daya dan potensi ekonomi yang besar.
Tantangan utamanya adalah memastikan investasi pada energi bersih, infrastruktur, akses pasar, dan pengelolaan ekosistem dilakukan secara terpadu.
"Masyarakat pesisir Indonesia sejatinya telah memiliki sumber daya, pengetahuan, dan potensi ekonomi yang dibutuhkan untuk berkembang. Tantangannya adalah memastikan investasi pada energi bersih, infrastruktur, akses pasar, dan pengelolaan ekosistem berjalan secara terpadu sehingga masyarakat dapat memperoleh nilai ekonomi yang lebih besar dari hasil yang mereka ciptakan," ujar Rizky, Jumat (3/7).
Ia menjelaskan, banyak nelayan terpaksa menjual hasil tangkapan sesaat setelah mendarat karena tidak memiliki akses terhadap es dan fasilitas penyimpanan dingin.
Kondisi tersebut membuat harga jual ikan menjadi lebih rendah, sementara sebagian hasil tangkapan berisiko rusak.
Persoalan serupa juga dialami petani rumput laut. Meski produksi rumput laut Indonesia pada 2024 mencapai 10,8 juta ton, sebagian besar masih diekspor dalam bentuk bahan baku kering sehingga nilai tambah lebih banyak dinikmati di luar negeri.
Menurut Rizky, ketersediaan energi yang andal menjadi salah satu solusi untuk memperkuat rantai pasok sektor kelautan.
Di banyak pulau terpencil, masyarakat masih bergantung pada generator diesel yang biaya operasionalnya tinggi dan pasokan bahan bakarnya bergantung pada distribusi laut.

Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Prediksi Skor Portugal vs Spanyol: Pasar Taruhan Dunia Jagokan La Furia Roja, Ronaldo Siap Balas Rekor Buruk
Prediksi Skor Argentina vs Mesir di Piala Dunia 2026: Lionel Messi vs Mohamed Salah, Albiceleste Diunggulkan ke Perempat Final
Dijanjikan Gaji Rp 1,4 Juta Hanya Cair Rp 76 Ribu, Kopdes Merah Putih di Bojonegoro Pilih Tutup
Prediksi Swiss vs Kolombia di 16 Besar Piala Dunia 2026: Sesumbar De Nati Andalkan Manzambi
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Belgia: Bursa Taruhan Dunia Ramalkan Imbang, Red Devils Unggul Head to Head
Prediksi Skor Argentina vs Mesir di 16 Besar Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Lionel Messi atau Mohamed Salah
