
PLN EPI prediksi kebutuhan LNG melonjak hingga 2034 dengan pertumbuhan 4,5 persen per tahun. (ANTARA)
JawaPos.com - Kenaikan harga gas alam cair atau Liquified Natural Gas (LNG) di pasar global akibat konflik geopolitik di Timur Tengah dinilai dapat menjadi momentum untuk mengevaluasi kebijakan Harga Gas Bumi Tertentu (HGBT) agar tetap berkelanjutan dan tepat sasaran.
Direktur Eksekutif Reforminer Institute, Komaidi Notonegoro, mengatakan lonjakan harga LNG global telah meningkatkan biaya pengadaan gas, terutama bagi pasokan yang berasal dari regasifikasi LNG.
Ia mengatakan, perang antara Iran melawan Israel dan AS telah membuat harga LNG meningkat signifikan, diman berdasarkan harga acuan LNG Japan Korea Marker (JKM) tercatat mengalami peningkatan lebih dari 60 persen.
Pada awal tahun 2026, harga acuan LNG JKM berada pada kisaran USD 9–11,5 per metric Million British Thermal Unit (MMBTU), kemudian meningkat sekitar USD 15–19/MMBTU, bahkan sempat mencapai USD 22,3/MMBTU, seiring terjadinya eskalasi konflik.
“Peningkatan harga LNG global memberikan dampak secara langsung terhadap meningkatnya harga gas pada semua negara, termasuk harga gas untuk sektor industri di masing-masing negara,” ujar Komaidi, dalam keterangan yang diterima Senin (29/5).
Komaidi mengatakan, paska terjadinya konflik Timur Tengah dan harga gas global meningkat, harga gas industri non-HGBT yang berbasis LNG dilakukan penyesuaian dari USD 14,9/MMBTU menjadi USD 21–25/MMBTU.
“Terkait peningkatan harga LNG, harga gas sektor industri yang dipenuhi oleh pemasok utama yaitu PGN kemungkinan perlu dilakukan penyesuaian,” ujarnya.
Menurutnya, berdasarkan informasi yang ada sumber pasokan gas yang diperoleh PGN untuk saat ini terdistribusi atas gas pipa (79%) dan gas dari regasifikasi LNG (21%). Karena itu, peningkatan harga LNG akan berdampak terhadap meningkatnya rata-rata harga gas yang dibeli oleh PGN.
Lanjutnya, ia menjelaskan bahwa gas berbasis LNG memiliki biaya tambahan dibanding gas pipa, seperti biaya pengangkutan, penyimpanan, regasifikasi, serta perbedaan harga beli di tingkat hulu.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027, Tuan Rumah Dilarang Kalah!
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche: Comeback The Blue and Whites di La Liga Bakal Sengit!
Prediksi Skor Pisa vs Empoli di Coppa Italia: Azzurri Bisa Menang Lewat Adu Penalti!
Prediksi Skor Palermo vs Lecce di Coppa Italia, Inzaghi Siap Bikin Kejutan
Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Liga Champions: Skuad Modri Datang dengan Modal Bagus!
BEM UI dan Puluhan Aliansi Mahasiswa Bakal Gelar Demo Besar di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutannya
Prediksi Skor Cremonese vs Sampdoria di Coppa Italia, Optimisme Marco Giampaolo
Prediksi Levski Sofia vs AEK Athens: Misi Besar Tuan Rumah Kembali ke UCL Usai Absen 2 Dekade
Rela Kesampingkan Urusan Pribadi, Perjuangan Ibu Atlet Sepak Bola Masa Depan Indonesia
Prediksi Skor Thailand vs Singapura di Semifinal Piala AFF 2026, Gajah Perang Unggul Agregat 3-1
