Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 22 Juni 2026 | 14.21 WIB

Ancaman Trump ke Iran Picu Kenaikan Harga Minyak Dunia

Konflik yang melanda Timur Tengah mengakibatkan harga minyak dunia melonjak (Sumber: Getty Images) - Image

Konflik yang melanda Timur Tengah mengakibatkan harga minyak dunia melonjak (Sumber: Getty Images)

JawaPos.com - Harga minyak mentah dunia kembali naik pada perdagangan Senin (22/6) setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam akan melanjutkan aksi militer terhadap Iran. Kondisi tersebut memunculkan kekhawatiran mengenai keberlangsungan perjanjian damai sementara.

Berdasarkan Investing, harga minyak mentah untuk kontrak berjangka Brent naik sebesar 1 persen persen menjadi USD 80,85 pada perdagangan Senin (22/6). Sedangkan untuk harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) naik sebesar naik 2,3 persen menjadi USD 77,60 per barel.

Dilansir CNBC, Trump menyampaikan ancaman tersebut pada hari Minggu, ketika Wakil Presiden JD Vance bertemu dengan pejabat Iran di Swiss dalam pembicaraan pertama sejak kesepakatan sementara itu diberlakukan.

Pertemuan tersebut dibayangi oleh pengumuman Teheran bahwa mereka kembali menutup Selat Hormuz, jalur penting bagi pengiriman minyak dunia.

Pembahasan di resor Bürgenstock, Swiss, menandai negosiasi pertama sejak Washington dan Teheran menandatangani nota kesepahaman pekan lalu untuk mengakhiri konflik mereka dan memperpanjang gencatan senjata yang masih rapuh setidaknya selama 60 hari.

Menurut David Roche dari Quantum Strategy, pasokan minyak Timur Tengah saat ini mendekati tingkat sebelum perang jika memperhitungkan minyak mentah yang tersimpan di fasilitas penyimpanan dan di atas kapal tanker.

Namun, dalam laporannya pada hari Senin, ia memperingatkan bahwa kelimpahan pasokan yang terlihat saat ini lebih disebabkan oleh pelepasan persediaan yang ada daripada pemulihan produksi, sehingga pasar tetap rentan ketika cadangan tersebut mulai habis.

Meskipun harga minyak menguat akibat meningkatnya ketegangan di Timur Tengah, Goldman Sachs mencatat bahwa gangguan pasokan yang berkepanjangan pada akhirnya dapat mempercepat peralihan ke kendaraan listrik. Hal ini berpotensi mengurangi permintaan minyak mentah dalam jangka panjang dan menambah risiko penurunan harga minyak di masa depan.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore