
PLTN Mihama milik Kansai Electric Power Co. di Mihama, Prefektur Fukui, Jepang, dalam foto yang diambil pada November 2025. (Kyodo)
JawaPos.com – Pemerintah Jepang untuk pertama kalinya menetapkan target jumlah reaktor nuklir yang akan diganti sejak bencana nuklir Fukushima pada 2011.
Dilansir dari Kyodo, Senin (8/6), Kementerian Ekonomi, Perdagangan, dan Industri Jepang (METI) mengusulkan penggantian dua hingga lima reaktor nuklir yang menua pada dekade 2040-an. Jumlah tersebut diperkirakan meningkat menjadi total 11 hingga 14 reaktor pada dekade 2050-an.
Target tersebut dipaparkan dalam rapat panel kementerian pada Jumat (5/6) sebagai upaya mendorong investasi dan memastikan ketersediaan tenaga kerja di sektor energi nuklir.
Langkah ini diambil karena Jepang memperkirakan kebutuhan listrik akan terus meningkat, terutama akibat pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang membutuhkan pasokan energi dalam jumlah besar.
Namun, rencana tersebut menghadapi tantangan besar. Biaya pembangunan pembangkit listrik tenaga nuklir di berbagai negara terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir, sehingga realisasi proyek penggantian reaktor masih belum pasti.
Kebijakan energi Jepang memang mengalami perubahan signifikan dalam satu dekade terakhir.
Setelah bencana Fukushima Daiichi yang dipicu gempa dan tsunami pada Maret 2011, pemerintah sempat berupaya mengurangi ketergantungan terhadap energi nuklir. Namun kini arah kebijakan berubah menjadi memaksimalkan pemanfaatan energi nuklir untuk menjaga ketahanan energi nasional.
Dalam Rencana Dasar Energi yang direvisi pada 2025, pemerintah Jepang menargetkan 20 persen kebutuhan listrik nasional pada tahun fiskal 2040 berasal dari pembangkit nuklir.
Target tersebut dinilai sulit tercapai hanya dengan mengaktifkan kembali reaktor yang saat ini berhenti beroperasi. Karena itu, pembangunan reaktor pengganti dianggap menjadi kebutuhan yang tidak bisa dihindari.
Perkiraan jumlah reaktor pengganti yang diajukan METI didasarkan pada proyeksi industri listrik Jepang. Pada dekade 2040-an, Jepang diperkirakan akan mengalami kekurangan pasokan listrik sebesar 5,5 juta kilowatt.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Groningen vs PEC Zwolle di Liga Belanda: Trots van het Noorden Menang Tipis di Kandang
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Toffees Kunci 3 Poin di Kandang
Prediksi Skor Espanyol vs Elche di Liga Spanyol: Los Franjiverdes Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris: The Lilywhites Bakal Sulit Menang!
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Garudayaksa FC: Risto Mitrevski Pantang Remehkan Tim Promosi
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022