Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 29 Juli 2026 | 03.35 WIB

Update Gempa Kumamoto M7,1: 20-30 Orang Masih Dicari di Reruntuhan AEON Mall

Foto udara memperlihatkan kompleks AEON Mall di Kota Kashima, Prefektur Kumamoto, dengan dinding luar mengalami kerusakan parah akibat ledakan setelah gempa bumi kuat mengguncang wilayah tersebut pada 28 Juli 2026. (Kyodo) - Image

Foto udara memperlihatkan kompleks AEON Mall di Kota Kashima, Prefektur Kumamoto, dengan dinding luar mengalami kerusakan parah akibat ledakan setelah gempa bumi kuat mengguncang wilayah tersebut pada 28 Juli 2026. (Kyodo)

JawaPos.com – Sekitar 20 hingga 30 orang diduga masih terjebak di dalam Aeon Mall Kumamoto setelah ledakan yang terjadi usai gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,1 mengguncang Prefektur Kumamoto, Jepang, pada Selasa (28/7). Korban yang terjebak diperkirakan terdiri atas karyawan pusat perbelanjaan, sementara sejumlah lainnya diduga mengalami luka-luka.

Seperti dilansir Kyodo, Selasa (28/7), Pasukan Bela Diri Jepang (JSDF) telah diterjunkan untuk melakukan operasi penyelamatan di Aeon Mall Kumamoto yang berada di Kota Kashima. Menteri Pertahanan Jepang Shinjiro Koizumi mengatakan sekitar 3.600 personel JSDF juga dikerahkan untuk membantu penanganan bencana di seluruh wilayah yang terdampak gempa.

Hingga laporan terbaru, sedikitnya empat orang telah dievakuasi dari kompleks pusat perbelanjaan tersebut. Seluruh korban yang dibawa ke rumah sakit dilaporkan dalam kondisi sadar.

Operator pusat perbelanjaan, AEON Mall Co., menjelaskan ledakan terjadi setelah sekitar 200 karyawan dan pengunjung berhasil dievakuasi menyusul gempa yang terjadi pada pukul 16.27 waktu setempat. Penyebab ledakan masih belum diketahui dan masih dalam penyelidikan.

Dampak ledakan menyebabkan kerusakan cukup parah pada bangunan. Langit-langit dan dinding pusat perbelanjaan runtuh sehingga rangka baja gedung terlihat dari luar, sementara puing-puing bangunan berserakan di sekitar lokasi.

Tim penyelamat terus menyisir bagian bangunan yang ambruk untuk mencari korban yang kemungkinan masih terjebak. Proses evakuasi dilakukan dengan hati-hati mengingat kondisi struktur bangunan yang belum sepenuhnya stabil.

Seorang pria berusia 44 tahun yang mengelola salon rambut di dekat pusat perbelanjaan mengaku mendengar suara ledakan yang sangat keras. Menurutnya, suara tersebut terdengar seperti tabrakan kendaraan besar.

"Saya melihat kepulan asap putih tepat setelah ledakan terjadi," katanya. Kesaksian tersebut menjadi salah satu gambaran awal mengenai situasi di lokasi sesaat setelah insiden berlangsung.

Pemerintah Jepang masih terus memusatkan perhatian pada operasi penyelamatan di Aeon Mall karena dikhawatirkan masih ada korban yang tertimbun reruntuhan. Otoritas setempat juga mengimbau masyarakat menjauhi area terdampak sambil menunggu proses evakuasi dan pemeriksaan keamanan bangunan selesai.

Editor: Dhimas Ginanjar
Sumber: Kyodo News
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore