
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (YT ESDM)
JawaPos.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan pemerintah tidak akan lagi mengurangi kuota ekspor gas pada 2026, setelah langkah serupa sempat dilakukan tahun ini demi menjaga pasokan LNG untuk kebutuhan dalam negeri.
“Saya janji kepada bapak-ibu semua, 2026 tidak akan ada lagi pemotongan kuota ekspor untuk market atau pun yang sudah dikontrakkan ke luar negeri,” kata Bahlil saat berbicara di hadapan pelaku industri migas dalam ajang IPA Convex di Tangerang, Banten, seperti dikutip dari Antara, Jumat (22/5).
Ia menjelaskan, pada 2025 pemerintah menghadapi tantangan besar akibat kekurangan sekitar 50 kargo LNG di pasar domestik. Kondisi tersebut dipicu lonjakan kebutuhan energi di dalam negeri yang melampaui proyeksi awal pemerintah.
Sementara itu, sejumlah kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) yang mengelola wilayah kerja gas penghasil LNG telah lebih dulu mengikat kontrak penjualan ke pasar luar negeri.
Menurut Bahlil, situasi itu terjadi karena saat penyusunan rencana pengembangan atau plan of development (POD), produsen LNG membutuhkan kepastian pasar agar proyek bisa berjalan. Pada periode tersebut, permintaan domestik dinilai belum cukup untuk menyerap produksi LNG yang direncanakan.
Namun, seiring dorongan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat kemandirian energi nasional dan menekan impor, pemerintah akhirnya memilih menunda sebagian pengiriman LNG ekspor ke tahun 2026 agar kebutuhan dalam negeri tetap terpenuhi.
“Sekarang semuanya sudah saya setujui untuk ekspornya. Semuanya sudah saya tanda tangan, nggak ada lagi (pemotongan ekspor). Biarlah kebutuhan dalam negeri kami putar otak,” ujar Bahlil.
Selain memastikan ekspor kembali berjalan normal, pemerintah juga berkomitmen membantu KKKS memperoleh kepastian pasar apabila kesulitan mendapatkan pembeli gas dari luar negeri.
Pemerintah, kata dia, tengah menyiapkan sejumlah calon pembeli domestik dari sektor-sektor yang memiliki kebutuhan gas besar agar proyek pengembangan gas tetap menarik bagi investor.
Dengan adanya jaminan pasar tersebut, pemerintah berharap para pelaku usaha tidak lagi ragu melanjutkan investasi maupun pengembangan cadangan gas baru.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Groningen vs PEC Zwolle di Liga Belanda: Trots van het Noorden Menang Tipis di Kandang
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Toffees Kunci 3 Poin di Kandang
Prediksi Skor Espanyol vs Elche di Liga Spanyol: Los Franjiverdes Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris: The Lilywhites Bakal Sulit Menang!
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Garudayaksa FC: Risto Mitrevski Pantang Remehkan Tim Promosi
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022