
Pengiriman Batu Bara setelah proses penambangan. Pemerintah memperketat ekspor komoditas lewat badan khusus ekspor komoditas strategis. (Istimewa)
JawaPos.com - Asosiasi Pertambangan Indonesia (API-IMA) menilai rencana pemerintah memperketat pengendalian ekspor komoditas mineral dan batu bara melalui pembentukan badan khusus ekspor komoditas strategis perlu disiapkan secara matang. Kebijakan tersebut dinilai harus mampu menyeimbangkan aspek pengawasan, penerimaan negara, dan keberlangsungan industri tambang.
API-IMA menyatakan mendukung langkah pemerintah dalam memperbaiki tata kelola sektor minerba agar pemanfaatan sumber daya alam bisa memberikan nilai tambah yang lebih optimal bagi negara. Namun, asosiasi menekankan pentingnya menjaga iklim usaha agar tetap kondusif dan menarik bagi pelaku industri.
Baca Juga:IHSG Selasa Berakhir di 6.370,68, Rumor Badan Khusus Ekspor Komoditas Strategis jadi Concern
Direktur Eksekutif Indonesian Mining Association, Sari Esayanti, melalui pernyataan resminya, Rabu (20/5), mengatakan bahwa pelaku industri pada dasarnya siap mengikuti kebijakan pemerintah yang bertujuan memperkuat pengelolaan sektor pertambangan nasional.
Meski demikian, implementasi aturan baru disebut harus memperhatikan keberadaan kontrak penjualan jangka panjang atau long-term sales agreement yang telah berjalan.
“Kami mendukung upaya pemerintah untuk memperkuat tata kelola dan meningkatkan penerimaan negara dari sektor pertambangan. Namun, dalam implementasinya perlu tetap memperhatikan kepastian usaha, keberlangsungan kontrak jangka panjang, serta iklim investasi yang kompetitif agar industri pertambangan Indonesia tetap dipercaya dan mampu tumbuh secara berkelanjutan,” ujar Sari Esayanti.
Baca Juga:Tanggapi Isu Pembentukan Badan Ekspor, Purbaya: Saya Enggak Tahu, Nanti Presiden yang Umumin
Menurut API-IMA, banyak perusahaan tambang telah menjalankan investasi berbasis perhitungan bisnis jangka panjang, termasuk memiliki kontrak penjualan yang sudah disepakati bertahun-tahun sebelumnya.
Alhasil, perubahan kebijakan dinilai perlu mempertimbangkan kesinambungan kontrak dan kepastian hukum bagi investor.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Racing Santander vs Elche di Liga Spanyol 2026/2027: Tuan Rumah Kunci 3 Poin!
Prediksi Skor Alaves vs Villarreal di Liga Spanyol 2026/2027: Sengit, Berakhir Imbang?
Desta Resmi Hengkang dari Vindes, Perusahaan Berjalan Bersama Vincent Rompies
Prediksi Skor Deportivo Alaves vs Villarreal di Liga Spanyol: Babazorros Bisa Buat Kejutan
Prediksi Skor Celta Vigo vs Osasuna di Liga Spanyol 2026/2027: Los Celestes Bakal Raih 3 Poin!
Kronologi Kericuhan di Pejompongan yang Tewaskan Lansia dan Bikin Pelajar Babak Belur
Prediksi Skor Fulham vs AFC Wimbledon di EFL Cup 2026/2027: Misi Bangkit The Cottagers
Tak Terbukti Terima Uang dan Perkaya Diri Sendiri, Eks Kabaranahan Kemhan Tetap Dihukum 2,5 Tahun
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor CSKA Sofia vs OFI Crete di Kualifikasi Liga Europa 2026/2027: Kans Lolos O Ómilos!
