
Presiden Prabowo Subianto optimistis melalui kebijakan baru terkait kewajiban ekspor komoditas sumber daya alam (SDA) melalui badan usaha milik negara (BUMN) dapat mendongkrak penerimaan negara. (TV Parlemen)
JawaPos.com – Presiden Prabowo Subianto optimistis melalui kebijakan baru terkait kewajiban ekspor komoditas sumber daya alam (SDA) melalui badan usaha milik negara (BUMN) dapat mendongkrak penerimaan negara secara signifikan.
Bahkan, dia meyakini Indonesia bisa menyamai capaian sejumlah negara seperti Meksiko hingga Filipina dalam mengelola pendapatan dari sektor komoditas.
"Kebijakan ini akan mengoptimalkan penerimaan pajak dan negara atas pengelolaan dan penjualan SDA kita. Dengan kebijakan ini kita berharap penerimaan kita bisa seperti Meksiko, Filipina, dan seperti negara tetangga," ujar Prabowo dalam pidatonya saat menyampaikan KEM-PPKF di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (20/5).
Prabowo menilai selama ini Indonesia belum maksimal dalam mengelola potensi penerimaan negara dari sektor SDA. Padahal, Indonesia memiliki cadangan komoditas unggulan seperti batu bara, kelapa sawit, mineral, hingga gas alam yang sangat besar.
Dia menegaskan pemerintah tidak ingin Indonesia terus berada dalam posisi penerimaan rendah hanya karena tidak berani mengambil kendali atas pengelolaan kekayaan alam sendiri. "Kita tidak mau penerimaan paling rendah karena kita tidak berani mengelola milik sendiri. Mengelola milik bangsa Indonesia sendiri," tegasnya.
Untuk diketahui, bertepatan dengan penyampaian Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) dalam Rapat Paripurna DPR RI, Rabu (20/5), Presiden Prabowo Subianto mengumumkan telah menerbitkan Peraturan Pemerintah tentang Tata Kelola Ekspor Komoditas Sumber Daya Alam.
Baca Juga:IHSG Selasa Berakhir di 6.370,68, Rumor Badan Khusus Ekspor Komoditas Strategis jadi Concern
Dalam aturan itu, ditegaskan bahaa penjualan semua hasil sumber daya alam mulai dari minyak kelapa sawit, batu bara, dan paduan besi fero alloy, diwajibkan penjualannya harus melalui BUMN yang ditunjuk oleh Pemerintah RI sebagai pengekspor tunggal.

Prediksi Skor Portugal vs Spanyol: Pasar Taruhan Dunia Jagokan La Furia Roja, Ronaldo Siap Balas Rekor Buruk
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Belgia: Bursa Taruhan Dunia Ramalkan Imbang, Red Devils Unggul Head to Head
Dijanjikan Gaji Rp 1,4 Juta Hanya Cair Rp 76 Ribu, Kopdes Merah Putih di Bojonegoro Pilih Tutup
Prediksi Skor Argentina vs Mesir di Piala Dunia 2026: Lionel Messi vs Mohamed Salah, Albiceleste Diunggulkan ke Perempat Final
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Belgia di Piala Dunia 2026: Setan Merah Diunggulkan Kirim Pulang Tuan Rumah
Kontroversial! Wasit Inggris Anthony Taylor Pimpin Portugal vs Spanyol di Piala Dunia 2026, Rekam Jejak Jadi Sorotan
Daftar 32 Negara Hadiri Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Dirilis Iran, Indonesia Tak Masuk, Warganet Bertanya-tanya
Arogan Tonjok Pengendara di Jalan Jagakarsa, 'Bang Jago' Tak Berdaya Ditangkap di Rumahnya
Prediksi Swiss vs Kolombia di 16 Besar Piala Dunia 2026: Sesumbar De Nati Andalkan Manzambi
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Belgia di Piala Dunia 2026: Setan Merah Diunggulkan Bungkam Tuan Rumah
