
Warga mengisi daya kendaraan listrik di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) PLN di Jakarta, Sabtu (2/5/2026). (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) terus memperluas infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik di Indonesia. Hingga Mei 2026, jumlah Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) untuk mobil listrik tercatat mencapai 4.892 unit.
Koordinator Pelayanan Usaha Ketenagalistrikan Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Ferry Triansyah menyampaikan pengembangan SPKLU menjadi salah satu langkah strategis dalam mendukung percepatan penggunaan kendaraan listrik nasional.
"Hingga Mei 2026, SPKLU roda empat di Indonesia telah mencapai sekitar 4.892 unit. Target pertumbuhan SPKLU roda empat pada tahun 2030 sebesar 62.918 unit," ujar Ferry Triansyah dikutip dari laman resmi Kementerian ESDM, Senin (11/5).
Ia menjelaskan, pembangunan infrastruktur kendaraan listrik bukan hanya ditujukan untuk mendukung pengurangan emisi karbon dan menjaga kualitas lingkungan, tetapi juga berkontribusi terhadap penguatan ketahanan energi nasional melalui pengurangan impor serta beban subsidi bahan bakar minyak (BBM).
Dalam mendukung percepatan ekosistem kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB), pemerintah bersama sejumlah mitra menjalankan proyek pengembangan infrastruktur pengisian daya di tiga wilayah percontohan, yakni DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Bali.
Program ENTREV selanjutnya juga diperluas ke sejumlah daerah lain, meliputi Yogyakarta, Surabaya, Medan, Makassar, Banjarmasin, dan Serang.
Menurut Ferry, proyek tersebut tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga melakukan edukasi mengenai KBLBB kepada masyarakat di enam kota tersebut. Saat ini, ENTREV juga tengah mengadakan pelatihan serta sertifikasi untuk siswa SMK guna menyiapkan sumber daya manusia yang kompeten di sektor kendaraan listrik.
Sementara itu, Head of Environment Unit United Nations Development Programme Indonesia Aretha Aprilia mengatakan ketidakpastian geopolitik dan terganggunya rantai pasok energi global menunjukkan bahwa transisi menuju kendaraan listrik menjadi kebutuhan strategis bagi Indonesia.
"Proyek ENTREV sudah memainkan peran yang sangat penting sebagai enabler dan juga katalisator, dan izinkan kami untuk menyampaikan bahwa pada kuartal pertama di 2025, proyek ini telah menjalani Mid-Term Review (MTR) di mana MTR menegaskan bahwa project ENTREV masih tetap sangat relevan dengan tujuan transisi kendaraan listrik nasional Indonesia," ujar Aretha.

5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
11 Tempat Berburu Sarapan Bubur Ayam Paling Enak di Bandung, Layak Masuk Daftar Wisata Kuliner!
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Kuliner Nasi Goreng Paling Enak di Bandung, Tiap Hari Pelanggan Rela Antre Demi Menikmati Kelezatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
