Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 25 April 2026 | 22.26 WIB

Harga Minyak Goreng Naik, PASPI Nilai Dipengaruhi Lonjakan Harga Plastik

Ilustrasi minyak goreng. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com) - Image

Ilustrasi minyak goreng. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Direktur Eksekutif Palm Oil Agribusiness Strategic Policy Institute (PASPI), Tungkot Sipayung menilai kenaikan harga minya goreng tidak hanya dipengaruhi oleh naiknya harga minyak dunia akibat perang di Iran. Menurutnya, kenaikan harga plastik juga turut menyumbang lonjakan harga.

Tungkot mengatakan, penutupan Selat Hormuz di tengah konflik Timur Tengah mengakibatkan pasokan bahan baku terganggu. Akibatnya kenaikan harga produk turunan energi fosil seperti plastik tak bisa dihindari. 

"Harga energi fosil dunia meningkat dari sekitar USD 60 per barel sebelum perang menjadi lebih dari USD 110 per barel. Akibatnya, semua produk turunan dari energi fosil seperti plastik mengalami kenaikan," kata Tungkot di Jakarta, Sabtu (25/4).

Kondisi ini memiliki dampak langsung kepada masyarakat. Terlebih Indonesia menjadi salah satu negara konsumsi minyak goreng tertinggi di dunia.

Tungkot menjelaskan, ada tiga jenis minyak goreng sawit yang dikonsumsi oleh masyarakat di dalam negeri, yakni minyak goreng sawit (MGS) kemasan premium dengan berbagai merek, MGS MinyaKita dengan segmen masyarakat berpendapatan rendah dan UMKM, serta MGS curah untuk industri pangan.

Dari ketiga jenis minyak goreng sawit tersebut, pemerintah bisa mengendalikan harga dan ketersediaan MGS MinyaKita. Sedangkan MGS premium dan curah dikendalikan oleh pasar.

"Harga dan ketersediaan MGS MinyaKita ini dikendalikan pemerintah melalui kebijakan DMO (domestic market obligation), pengendalian penyaluran (D1, D2), dan HET (harga eceran tertinggi)," imbuhnya.

Sejauh ini kenaikan harga terlihat pada kategori Dalam periode Januari 2026-minggu ke-3 April 2026, harga MGS premium naik dari Rp 21.166 per liter menjadi Rp 21.793 per liter. Kemudian harga MGS curah naik dari Rp 17.790 per liter menjadi Rp 19.486 per liter.

"Hal yang menarik, harga MGS Minyakita pada periode yang sama justru turun dari Rp 16.865 menjadi Rp 15.949 per liter, mendekati HET Rp 15.700 per liter," jelasnya.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore