
Diskusi panel Legrand Technology Summit 2026 di Jakarta, Rabu (22/4/2026). (Istimewa)
JawaPos.com — Pertumbuhan investasi data center serta meningkatnya adopsi layanan digitalmendorong permintaan akan sistem daya yang andal dan berkelanjutan di Indonesia. Indonesia menjadi salah satu pasar penting bagi pengembangan data center di kawasan seiring berkembangnya ekonomi digital.
Di tengah perkembangan tersebut, kebutuhan terhadap pasokan listrik yang stabil kini menjadi perhatian utama, khususnya fasilitas mission-critical seperti data center, rumah sakit, industri, dan bangunan komersial. Gangguan listrik singkat sekalipun dapat berdampak pada layanan, produktivitas, hingga keamanan sistem.
Menanggapi kebutuhan tersebut, Legrand memperkenalkan rangkaian solusi uninterruptible power supply (UPS), distribusi daya, dan busduct dalam acara Legrand Technology Summit 2026 yang digelar di Jakarta, pada 22 April 2026.
“Keandalan sistem daya (power reliability) dan transisi energi sudah menjadi kebutuhan utama untuk menjaga operasional tetap berjalan lancar dan efisien. Untuk mendukung kebutuhan tersebut, Legrand berkomitmen untuk menghadirkan solusi handal yang berfokus pada efisiensi energi.” ujar Kovi Valoo, President Director Legrand Indonesia.
Forum Technology Summit 2026 juga menghadirkan diskusi bersama para pelaku industri mengenai kesiapan infrastruktur daya untuk mendukung pertumbuhan digital Indonesia.
Panel pertama menghadirkan perwakilan dari BDX Data Centers, Princeton Digital Group Indonesia, Greencomm Consultant Indonesia, dan Legrand Southeast Asia untuk membahas pembangunan infrastruktur kelistrikan data center yang resilient dan scalable.
Baca Juga:Di Tengah Gejolak Energi Dunia, Pertamina Genjot Energi Terbarukan Demi Ketahanan Nasional
Sementara itu, panel kedua menghadirkan perwakilan dari Himpunan Ahli Elektro Indonesia, Metromedia Elmeka Engineering, Jaya Karya Integrasi, dan Legrand Indonesia untuk membahas perancangan sistem backup power yang andal bagi berbagai lingkungan mission-critical.
“Seiring percepatan transformasi digital, kebutuhan akan sistem kelistrikan yang andal dan aman menjadi semakin penting. Kolaborasi antara industri, asosiasi, dan pelaku teknologi merupakan kunci agar pembangunan infrastruktur kelistrikan di Indonesia dapat berjalan berkelanjutan,” ujar Ketua Umum Himpunan Ahli Elektro Indonesia (HAEI), Ir. Achmad Sutowo Sutopo, ST, MT, MARS, P.H.Eng, AUt.HAEI, ACPE, IPU.
Seiring percepatan ekonomi digital, kebutuhan terhadap infrastruktur daya diperkirakan akan menjadi salah satu fokus utama investasi teknologi di Indonesia.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
