PLTM Cicatih cetak rekor produksi listrik tertinggi 37,6 juta kWh di 2025.
JawaPos.com – Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) Cicatih melalui anak usaha PT Resource Alam Indonesia Tbk (KKGI), yakni PT Bias Petrasia Persada, berhasil mencatatkan produksi listrik tertinggi sejak pertama kali beroperasi secara komersial pada 2019.
"Berdasarkan data operasional terbaru, total produksi listrik PLTM Cicatih sepanjang 2025 mencapai 37.679.000 kWh," kata General Manager Renewable Energy, Sumarwoto dalam keterangannya, Senin (2/2).
Dia membeberkan, capaian ini tidak hanya melampaui rekor sebelumnya pada 2022 sebesar 35.493.570 kWh, tetapi juga melonjak signifikan dibandingkan produksi tahun 2024 yang tercatat 32.143.710 kWh atau naik 17,22 persen secara tahunan.
Rekor tak berhenti di situ, sepanjang 2025 PLTM Cicatih juga membukukan rata-rata produksi bulanan tertinggi sepanjang sejarah operasional, yakni mencapai 3.139.917 kWh per bulan. Capaian ini ditopang oleh kombinasi efisiensi operasional dan kondisi alam yang mendukung.
“Peningkatan produksi ini merupakan hasil dari keandalan sistem pembangkit yang semakin optimal, ditambah dengan ketersediaan debit air Sungai Cicatih yang sangat baik sepanjang tahun,” bebernya.
Untuk diketahui, PLTM Cicatih sendiri memiliki kapasitas terpasang 2 x 3,2 MW dan berlokasi di Kecamatan Cicatih, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Pembangkit ini dikelola oleh PT Bias Petrasia Persada, yang 99 persen sahamnya dimiliki oleh PT Khatulistiwa Hidro Energi, anak usaha KKGI.
Sejak memperoleh persetujuan Commercial Operation Date (COD) dari PT PLN (Persero) pada Oktober 2019, PLTM Cicatih menjadi salah satu aset strategis KKGI dalam memperluas portofolio bisnis ke sektor Energi Baru Terbarukan (EBT).
Keberhasilan memecahkan rekor produksi ini sekaligus menegaskan komitmen RAIN Group dalam mendukung transisi energi hijau nasional. Mengandalkan potensi energi air, PLTM Cicatih menghasilkan listrik tanpa emisi gas rumah kaca dan menyalurkannya ke PLN melalui skema Power Purchase Agreement (PPA) jangka panjang.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
