
Total realisasi investasi kuartal IV 2025 di bidang hilirisasi mencapai Rp 152,7 triliun. (istimewa)
JawaPos.com - Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Perkasa Roeslani menyampaikan bahwa total realisasi investasi kuartal IV 2025 di bidang hilirisasi mencapai Rp 152,7 triliun. Angka tersebut tercatat meningkat 13,2 persen dibandingkan dengan tahun 2024.
Rosan menyampaikan bahwa tren investasi hilirisasi ini tercatat meningkat dari sebelumnya hanya berkontribusi sebesar 28 persen terhadap total investasi pada Kuartal IV-2024. Sedangkan, pada Kurtal IV-2025 kontribusinya sudah mencapai 30 persen.
"Karena kita lihat trennya ini kelihatan semakin meningkat. Kalau dulu saya masih ingat realisasi investasi dari hilirisasi itu 28 persen, sudah di level kemarin 30 persen. Jadi memang ini terus meningkat," kata Rosan dalam konferensi pers di Kantornya, Jakarta Selatan, Kamis (15/1).
Lebih lanjut, Rosan menyampaikan bahwa dari total realisasi itu paling banyak berasal dari sektor mineral mencapai Rp 81,6 triliun. Penyumbang terbesar komoditas dari sektor ini, yaitu Nikel yang mencapai Rp 49,2 triliun.
Selanjutnya, disusul oleh Bauksit Rp 9,9 triliun, Besi Baja Rp 8,2 triliun, Timah Rp 6,3 Triliun, Tembaga Rp 4,6 triliun, dan lainnya termasuk Pasir Silika, Emas, Batu Bara, Perak, Kobalt, Mangan, Batubara, dan Aspal Buton mencapai Rp 3,4 triliun.
Tak hanya sektor mineral, Rosan juga mencatat bahwa realisasi investasi di bidang hilirisasi juga tercatat untuk sektor perkebunan dan kehutanan mencapai Rp 41,1 triliun. Kemudian, sektor minyak dan gas bumi mencapai Rp 27,4 triliun, serta perikanan dan kelautan sebesar Rp 2,6 triliun.
"Menariknya lagi, kalau kemarin lebih banyak sektor mineral. Tapi kalau lihat sekarang di sektor perkebunan, kelautan juga sudah mulai ada. Yang dulu mungkin kelautan, perikanan masih hampir tidak ada gitu ya, nah sekarang sudah masuk," beber Rosan.
"Ada ikan tuna, cakalang, tongkol. Jadi ini juga sudah mulai berjalan. Jadi ini kita dorong memang untuk tidak hanya terkonsentrasi di sektor mineral, tapi juga bisa meluas ke sektor-sektor lainnya. Terutama ke sektor-sektor perkebunan yang menciptakan lapangan pekerjaan lebih banyak," tambahnya.
Di lihat dari asal investornya, paling banyak penanam modal berasal dari asing mencapai Rp 123 triliun. Sedangkan untuk Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) tercatat hanya Rp 29,7 triliun.
Ada lima negara yang tercatat paling tinggi kucuran investasinya di tanah air untuk sektor hilirisasi. Diantaranya meliputi Singapura mencapai USD 2 miliar, Hongkong dan RRT sebanyak USD 1,7 miliar, Malaysia sebesar USD 1,5 miliar, Tiongkok Rp USD 1,5 miliar, dan Jepang USD 0,3 miliar.
Selanjutnya, jika dilihat dari lokasi favorit investor dalam menanamkan modal di bidang hilirisasi terletak di Jawa Barat dengan nilai investasi mencapai Rp 27,7 triliun.
Kemudian, disusul oleh Maluku Utara mencapai Rp 26,6 triliun, Sulawesi Tengah sebesar Rp 25,8 triliun, Banten sebanyak Rp 17,5 triliun, dan Jawa Timur sebanyak Rp 8,5 triliun.
Kendati begitu, secara keseluruhan, realisasi investasi di bidang hilirisasi masih tercatat paling banyak di wilayah Luar Jawa mencapai Rp 92,5 triliun. Sedangkan di Jawa realisasinya tercatat sebesar Rp 60,2 triliun.
"Karena kalau kita lihat, memang ini perbandingan cukup jauh 80,5 persen dari PMA-nya atau Rp 123 triliun. Karena memang hilirisasi masih di mineral itu, kan membutuhkan teknologi-teknologi yang terus baru, terus update. Jadi memang ini menyebabkan PMA-nya jadi lebih tinggi," tukasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Skor Azerbaijan vs Lituania di Liga Nations UEFA: Milli Komanda Diprediksi Kembali Tertahan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022