
PLN IP bersama Forkopimda di Banjarnegara, Jawa Tengah menggelar program konservasi DAS Serayu dan reforestasi hutan. (PLN IP/ANTARA)
JawaPos.com - Daerah Aliran Sungai (DAS) Serayu sebagai sumber utama air bagi Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Mrica saat ini menghadapi tantangan berupa erosi dan longsor di wilayah hulu. Hal ini berpotensi meningkatkan sedimentasi, yang dapat mengganggu operasi pembangkit.
Atas dasar itu, digelar program konservasi DAS Serayu dan reforestasi hutan di kawasan Telaga Dringo, Desa Pekasiran, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah. Direktur Utama PLN Indonesia Power Bernadus Sudarmanta menuturkan, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan sekaligus upaya menjaga keberlangsungan PLTA Mrica, yang menjadi salah satu pemasok energi listrik andal untuk sistem Jawa, Madura, dan Bali (Jamali)
Menurut Bernadus, melalui program konservasi dan reforestasi, PLN IP bersama pemerintah daerah dan masyarakat berupaya mengembalikan fungsi ekologis lahan sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional. Sebanyak 20.000 bibit pohon telah didistribusikan dan ditanam di area hulu DAS Serayu, terdiri atas 8.500 pohon puspa, 8.500 akasia decuren, 2.000 pohon aren, serta 1.000 pohon matoa.
"Penanaman ini diharapkan mampu menahan laju erosi, mengurangi potensi longsor, serta mengembalikan kualitas lingkungan di sekitar kawasan Telaga Dringo dan Hulu DAS Serayu," sebut Bernadus, dikutip Senin (1/9).
Kegiatan ini terlaksana berkat kolaborasi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Banjarnegara, aktivis lingkungan, pelajar, perusahaan mitra, serta tokoh masyarakat. Program konservasi ini juga menjadi bagian tanggung jawab sosial dan lingkungan PLN, yang menekankan peran BUMN tidak hanya sebagai penyedia energi listrik, tetapi juga sebagai agen pembangunan berkelanjutan melalui kepedulian sosial dan lingkungan.
Selama 45 tahun beroperasi, PLTA Mrica tidak hanya menjadi tulang punggung energi bersih di Indonesia, tapi juga memberikan manfaat sosial, ekonomi dan ekologis bagi warga Banjarnegara dan sekitarnya. "Aksi yang kita lakukan hari ini tidak hanya mendukung pelestarian ekosistem DAS Serayu, tetapi juga memperkuat fungsi strategis Waduk Mrica sebagai pengendali banjir dan infrastruktur energi bersih yaitu PLTA yang dikelola PLN IP UBP Mrica," ungkap Bernardus.
Wakil Bupati Banjarnegara Wakhid Jumali mengapresiasi kolaborasi dan peran aktif PLN Indonesia Power dan stakeholder terkait dalam menghadapi permasalahan alih fungsi hutan di area DAS Serayu. "Kita tidak bisa berjalan sendiri, masyarakat dan pemerintah daerah harus mendukung, kita tidak akan berhenti di sini kita akan menanam terus, sehingga konservasi lahan di Banjarnegara bisa kita wujudkan," tegasnya.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
