Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 20 Juni 2025 | 00.20 WIB

Petrokimia Gresik: 97 Persen Karyawan Terlibat Inovasi, Ciptakan Rp 357 Miliar Nilai Tambah

PG pamerkan hasil inovasi karyawan mereka. (Istimewa) - Image

PG pamerkan hasil inovasi karyawan mereka. (Istimewa)

JawaPos.com - Sebanyak 97 persen karyawan Petrokimia Gresik (PG) disebut terlibat aktif dalam berbagai program inovasi selama setahun terakhir. Kontribusi mereka tak hanya menunjukkan budaya kerja yang terus berkembang, tetapi juga menghasilkan nilai tambah ekonomi sebesar Rp 357 miliar bagi perusahaan.

Pencapaian tersebut terungkap dalam gelaran Konvensi Inovasi Petrokimia Gresik (KIPG) ke-39 yang berlangsung di Gresik, Jawa Timur, Rabu (18/6). Acara ini menjadi momentum evaluasi dan apresiasi atas berbagai ide dan terobosan yang telah diterapkan karyawan dalam mendukung efisiensi dan produktivitas perusahaan.

Senior Vice President Operasi II Petrokimia Gresik, Joko Raharjo, menyebut bahwa tingkat partisipasi karyawan dalam inovasi meningkat dari tahun ke tahun. "Inovasi telah menjadi bagian dari DNA kami. Tidak hanya dari lini pelaksana, tetapi juga dari jajaran pimpinan perusahaan," ujar Joko.

Ia menjelaskan, nilai tambah Rp 357 miliar tersebut dihasilkan dari berbagai inovasi operasional dan teknis, termasuk efisiensi biaya dan peningkatan efektivitas distribusi. Dari total angka itu, sekitar Rp 76 miliar tercatat memberikan dampak langsung pada peningkatan laba perusahaan atau disebut direct financial benefit.

Petrokimia Gresik, sebagai anggota holding Pupuk Indonesia, memiliki peran strategis dalam penyaluran pupuk bersubsidi ke seluruh wilayah Indonesia. Menurut Joko, inovasi menjadi kunci dalam menjaga kelancaran proses produksi dan distribusi pupuk, terutama untuk mendukung kebijakan pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.

“Dengan regulasi yang kini semakin mempermudah akses petani terhadap pupuk bersubsidi, tantangannya justru ada pada kami sebagai pelaksana di lapangan. Inovasi membantu kami memastikan pelayanan tetap optimal dan tepat sasaran,” jelasnya.

Konvensi Inovasi Petrokimia Gresik (KIPG) sendiri sudah digelar selama 39 tahun berturut-turut. Tahun ini, forum tersebut diikuti oleh 1.752 gugus inovasi yang berasal dari berbagai departemen dan unit kerja. 

KIPG menjadi forum penting bagi perusahaan untuk mendorong budaya inovasi yang berkelanjutan, memperkuat efisiensi operasional, serta meningkatkan daya saing Petrokimia Gresik dalam menghadapi tantangan industri agroindustri.

“Inovasi adalah keharusan di tengah kompetisi yang terus berkembang. Selama hampir empat dekade, konvensi ini telah menjadi fondasi kuat dalam mendorong transformasi menuju perusahaan agroindustri berkelanjutan,” pungkas Joko.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore