Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 24 Mei 2025 | 21.17 WIB

Shell Jual SPBU di Indonesia, Pemerintah Tidak Berhak Membatasi Swasta Lakukan Aksi Korporasi

Sejumlah SPBU Shell tampak tutup karena kehabisan stok BBM di Jakarta, Kamis (06/02/2025). (Hanung Hambara/Jawa Pos)

JawaPos.com - PT Shell Indonesia, anak perusahaan Shell plc (Shell), dikabarkan menjual seluruh unit bisnis stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Indonesia. Sebanyak 200 lebih SPBU Shell di Indonesia kini berganti kepemilikan  kepada Citadel Pacific Limited, perusahaan dari Filipina dan Sefas Group.

Peralihan kepemilikan bisnis SPBU itu menurut Menteri ESDM Bahlil Lahadalia tidak akan mempengaruhi investasi hilir minyak dan gas bumi (migas) di Indonesia.

"Dia kan menjual, bukan berarti menutup bisnisnya. Itu perpindahan kepemilikan perusahaan aja. Jadi, apanya yang pengaruh (ke investasi hilir)? Dia kan tetap jalan terus,” kata Bahlil ketika ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (23/5) dilansir dari ANTARA.

Bahlil memandang pengalihan kepemilikan bisnis SPBU Shell sebagai aksi korporasi biasa. Hal tersebut tidak akan mengusik ketersediaan maupun distribusi bahan bakar minyak (BBM) ke masyarakat. 

Terlebih, Shell merupakan entitas swasta. Pemerintah tidak memiliki hak untuk membatasi perusahaan tersebut melakukan aksi korporasi. “Kami harus menghargai setiap perusahaan swasta yang melakukan aksi korporasi,” ucapnya.

Sebelumnya diberitakan,  PT Shell Indonesia menyetujui pengalihan kepemilikan bisnis SPBU di Indonesia ke perusahaan patungan baru antara Citadel Pacific Limited dan Sefas Group.

"Kegiatan operasional bisnis SPBU Shell akan tetap berlangsung seperti biasa, hingga penyelesaian proses pengalihan kepemilikan ini diharapkan terjadi pada tahun depan," ujar Vice President Corporate Relations Shell Indonesia Susi Hutapea.

Susi memastikan, setelah proses pengalihan kepemilikan ini selesai, tutur dia, merek Shell akan tetap ada di Indonesia melalui perjanjian lisensi merek. Adapun produk BBM juga tetap dipasok melalui Shell, sehingga masyarakat tetap memiliki akses untuk menggunakan produk tersebut.

"Pengalihan kepemilikan bisnis tidak mencakup bisnis pelumas Shell yang berkembang di Indonesia," ucap Susi.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore