Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 21 Mei 2025 | 19.31 WIB

Pertamina EP Pastikan Suplai Gas ke Jawa Barat Sampai 17 Juta MMSCFD

Plt Direktur Utama PT Pertamina EP, Muhammad Arifin (tiga dari kanan) menandatangani Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG) dengan PGN,  PT Pertamina Gas dan PLN, Selasa (20/5). (PEP) - Image

Plt Direktur Utama PT Pertamina EP, Muhammad Arifin (tiga dari kanan) menandatangani Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG) dengan PGN, PT Pertamina Gas dan PLN, Selasa (20/5). (PEP)

JawaPos.com – PT Pertamina EP menandatangani Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG) dengan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), PT Pertamina Gas, dan PT PLN (Persero) pada Selasa (20/5). Penandatanganan ini dilakukan dalam rangkaian Indonesia Petroleum Association (IPA) Convex 2025 yang digelar di Tangerang Selatan.

Kesepakatan tersebut memperkuat kolaborasi antara Pertamina EP sebagai pemasok gas, dengan PGN dan Pertamina Gas sebagai pembeli dan penyalur utama. Penandatanganan dilakukan oleh Plt Direktur Utama PT Pertamina EP Muhamad Arifin, Direktur Komersial PT PGN Tbk Ratih Esti Prihatini, dan Direktur Utama PT Pertamina Gas Gamal Imam Santoso.

Volume gas yang tercantum dalam kesepakatan ini berkisar antara 12 juta hingga 17 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD). Suplai direncanakan mulai mengalir pada 21 Oktober 2024 dan akan berlangsung hingga 2029 mendatang.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi memperkuat ketahanan energi nasional dan memberi kepastian pasokan bagi pelaku industri di wilayah Jawa Barat. Komitmen ini diharapkan berdampak positif terhadap kelancaran produksi industri serta stabilitas ekonomi daerah.

“Kesepakatan jangka panjang ini diharapkan dapat memberikan kepastian pasokan energi bagi industri di Jawa Barat, sehingga mendukung kelancaran operasional dan pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut,” ujar Muhamad Arifin.

Tak hanya itu, Pertamina EP juga menjalin kesepakatan serupa dengan PT PLN (Persero) dan PT PLN Energi Primer Indonesia. Kerja sama ini ditujukan untuk pemenuhan kebutuhan listrik di wilayah Muara Tawar, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Dalam PJBG tersebut, Pertamina EP menyepakati pasokan gas sebesar 12 MMSCFD untuk jangka waktu lima tahun ke depan. Volume tersebut akan mendukung pembangkitan listrik dalam skala besar untuk wilayah yang memiliki kepadatan industri tinggi.

Sementara untuk kebutuhan listrik di kawasan industri lainnya serta Lapangan Jatinegara 1, Pertamina EP menyatakan kesiapan menyalurkan gas sebesar 6 MMSCFD. Penyaluran ini akan dikelola oleh PT Bayu Buana Gemilang sebagai mitra operasional di lapangan.

Kerja sama lintas perusahaan energi ini tidak hanya penting dari sisi bisnis, tetapi juga memperkuat sinergi antar-BUMN dalam membangun ketahanan energi. Pasokan yang stabil menjadi kunci agar industri dalam negeri mampu bersaing secara global dan terus tumbuh berkelanjutan.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore