
Ilustrasi pengoperasian eksplorasi minyak lepas pantai. (Dok.JawaPos.com)
JawaPos.com - Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mencatat capaian lifting minyak dan salur gas di kuartal 1 2023 yang lebih baik dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Hingga kuartal 1 tahun 2023 lifting minyak mencapai 613,7 ribu barel minyak per hari (BOPD) dan salur gas mencapai 5.399 juta kaki kubik per hari (MMSCFD).
"Tercatat lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun 2022 lifting dengan minyak mencapai 611,7 BOPD dan salur gas mencapai 5.321 MMSCFD," kata Wakil Kepala SKK Migas Nanang Abdul Manaf dalam konferensi pers di Kantor SKK Migas, Jakarta, Senin (17/4).
Ia menjelaskan, peningkatan pada kuartal satu ini menjadi modal yang berharga dan memberikan motivasi kepada SKK Migas dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) untuk lebih bersemangat dalam mengimplementasikan program-program yang telah disusun di tahun ini.
Berbeda dengan kinerja lifting minyak, salur gas, cost recovery dan investasi di kuartal 1 tahun 2023 yang mencatatkan capaian lebih tinggi. Kinerja sisi RRR dan penerimaan negara justru masih rendah.
"Penerimaan negara walaupun dari sisi produksi dibandingkan dengan tahun lalu pada posisi triwulan pertama lebih bagus, tapi dari sisi harga tahun lalu tahun ini lebih rendah. Sehingga pencapaian dari sisi penerimaan negara yaitu USD 3,57 Miliar sementara tahun lalu sebesar USD 4,36 Miliar," jelasnya.
Pada kesempatan yang sama, Deputi Eksplorasi Pengembangan dan Manajemen Wilayah Kerja SKK Migas Benny Lubiantara, menyampaikan, kegiatan pengeboran sumur eksplorasi menjadi kunci untuk penemuan cadangan migas guna mendukung produksi migas nasional secara berkelanjutan. Pengeboran sumur eksplorasi hingga kuartal 1 tahun 2023 memberikan hasil yang menggembirakan dengan mencatatkan 100 persen penemuan.
Dari 10 sumur eksplorasi, kata Benny, 4 sumur telah selesai, semuanya menghasilkan temuan sumber daya migas. dengan total sumber daya + 183 MMBOE sehingga mencatatkan success ratio sebesar 100 persen.
"Dengan 6 sumur lainnya masih dalam proses pengeboran. Kami berharap success ratio 2023 bisa lebih tinggi dibandingkan tahun 2022 yang tercatat sebesar 81 persen," ujar Benny.
Lebih lanjut, Benny menerangkan bahwa atas setiap penemuan yang ada SKK Migas mendorong segera bisa dilakukan plan of development (POD).
"Capaian RRR hingga kuartal 1 tahun 2023 sebesar 21 persen dari target 100 persen RRR. Capaian RRR sejak 2018 mencapai diatas 100 persen dan SKK Migas memperkirakan tahun 2023 RRR bisa mencapai 152 persen," lanjutnya.
Sebelumnya, SKK Migas bersama KKKS terus melakukan upaya-upaya untuk menemukan cadangan migas yang baru. Kegiatan eksplorasi di area terbuka terus ditingkatkan.
Di awal tahun 2023 salah satu tonggak penting bahwa Indonesia masih memiliki daya tarik bagi investor adalah kerjasama eksplorasi open area yang dipimpin oleh ExxonMobil Indonesia dengan nilai Rp 630 miliar yang mencakup area eksplorasi onshore di Papua, Jawa Timur, offshore Sumatera dan lainnya.
Sumber foto: Dok. JawaPos.com
Ilustrasi lifting minyak.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
