Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 3 Oktober 2025 | 15.07 WIB

Restock BBM di SPBU Shell Masih Tunggu Kesepakatan B2B dengan Pertamina

Pengendara mengisi BBM di SPBU Shell di Kawasan Rawamanggun, Jakarta, Rabu (17/9/2025). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com) - Image

Pengendara mengisi BBM di SPBU Shell di Kawasan Rawamanggun, Jakarta, Rabu (17/9/2025). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Kelangkaan BBM pada SPBU swasta masih menjadi perbincangan hangat di kalangan publik. Bahkan, hingga kini belum ada satupun penyedia BBM swasta yang benar-benar membeli BBM base fuel yang diimpor oleh PT Pertamina Patra Niaga (PPN).

Salah satunya adalah PT Shell Indonesia. Alhasil, restock BBM pada SPBU Shell juga belum dilakukan lantaran belum adanya kesepakatan. Hingga kini, kedua belah pihak masih melakukan pembahasan business to business (B2B).

“Pembahasan B2B terkait pasokan impor base fuel sedang berlangsung. Shell Indonesia terus berkoordinasi dengan pemerintah terkait dan pemangku kepentingan lainnya agar produk BBM jenis bensin kembali tersedia di jaringan SPBU Shell sesegera mungkin,” kata President Director & Managing Director Mobility Shell Indonesia, Ingrid Siburian, kepada JawaPos.com.

BBM base fuel sendiri merupakan BBM dengan bahan bakar dasar tanpa adanya campuran aditif dan pewarna. Sebelum didistribusikan ke jaringan SPBU Shell, base fuel nantinya akan dicampur dengan aditif dan pewarna khusus sehingga menghasilkan produk BBM dengan standar bahan bakar berkualitas tinggi Shell.

Alhasil, BBM yang akan diimpor dipastikan sesuai dengan standar keselamatan operasional dan standar bahan bakar berkualitas tinggi Shell secara global. 

Sementara itu, stok seluruh jenis gasoline atau bensin telah habis sejak Kamis (2/10) kemarin malam. Adapun hingga saat ini hanya tersisa 5 SPBU Shell di Indonesia yang masih beroperasi dari total 200 SPBU. 

Adapun pada 5 SPBU itu pihaknya hanya menjual BBM jenis Diesel. Sedangkan untuk jenis produk gasoline seperti RON 92 sudah mengalami kelangkaan sejak Agustus 2025. 

"Kalau dilihat sampai saat ini, kami hanya menjual diesel tetapi kalau untuk BBM jenis bensin bisa dikatakan hampir seluruh dari SPBU kami sudah mengalami situasi stock out," kata Ingrid dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi XII DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Rabu (1/10). 

"Saat ini yang ada mungkin tidak ada sampai 10 bapak dan ibu, hanya sekitar 5 SPBU yang kalau kami melihat besok malam (kamis malam) mungkin juga sudah habis. Jadi memang kami benar-benar mengalami stock out, kelangkaan untuk BBM jenis bensin," imbuhnya.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore