
Donald Trump. (Observer Research Foundation)
JawaPos.com - Uni Eropa menyesalkan keputusan Amerika Serikat (AS) untuk menarik diri dari Paris Agreement atau Perjanjian Paris. Presiden Donald Trump sebelumnya telah menandatangani perintah eksekutif untuk keluar dari Perjanjian Paris.
"Uni Eropa menyesalkan keputusan Amerika Serikat untuk menarik diri dari Kesepakatan Paris. Kesepakatan ini tetap menjadi harapan terbaik bagi kita semua," kata Komisaris Perdagangan dan Keamanan Ekonomi Uni Eropa, Maros Sefcovic dalam sidang pleno Parlemen Eropa di Strasbourg, Selasa (21/1).
Dia menjelaskan, lebih dari satu dekade Uni Eropa telah bekerja dengan Amerika Serikat untuk melaksanakan Perjanjian Paris. Bahkan perusahaan-perusahaan dari keduanya telah memberikan dukungan pada aksi iklim.
"Perusahaan-perusahaan di Eropa dan Amerika sama-sama berinvestasi dalam aksi iklim, teknologi bersih, dan membawa manfaatnya kepada warga mereka," kata dia.
Oleh karena itu, Uni Eropa akan tetap memastikan Perjanjian Paris terus berlanjut, baik dari dalam negeri ataupun luar negeri. Bersama dengan negara-negara dalam Perjanjian Paris lainnya.
“Bersama semua negara yang ingin melindungi alam dan menghentikan pemanasan global," tukas Sefcovic.
Sebagai informasi, Pemerintahan Trump telah mengungkapkan prioritas pertama mereka di Amerika Serikat setelah dilantik. Beberapa diantaranya difokuskan pada industri otomotif dan lingkungan.
Perkembangannya diperkirakan akan terjadi dengan cepat. Tetapi Gedung Putih ingin membuat Amerika menjadi lebih terjangkau dan kembali mendominasi energi.
Sebagai bagian dari upaya ini, Trump akan mengakhiri kebijakan ‘ekstremisme’ iklim Biden. Rinciannya terbatas, tetapi pemerintahannya menjanjikan proses perizinan yang lebih efisien.
Termasuk peninjauan terhadap semua peraturan yang memberikan beban yang tidak semestinya pada produksi dan penggunaan energi, termasuk penambangan dan pemrosesan mineral non-bahan bakar.
Presiden juga akan menarik diri dari Paris Agreement dan mengakhiri penyewaan untuk ladang angin besar yang merusak lansekap alam dan gagal melayani konsumen energi Amerika.
Lebih jauh, Gedung Putih akan menghentikan sementara peraturan yang memberatkan dan radikal yang belum berlaku sebagaimana diumumkan Biden.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
