Mensos Tri Rismaharini saat menjadi keynote speaker FGD yang digelar Ikatan Alumni Institut Teknologi Sepuluh Nopember Jakarta Raya (IKA ITS PWJR).
JawaPos.com - Penguatan sinergi dan kolaborasi antar stakehokders dalam upaya transisi energi di Indonesia terus dilakukan agar terjadi percepatan realisasi target bauran Energi Baru Terbarukan (EBT). Itu diwujudkan Ikatan Alumni Institut Teknologi Sepuluh Nopember Jakarta Raya (IKA ITS PWJR) lewat Forum Group Discussion (FGD) bertema ‘Social and Clean Energy Acsess’ yang menghadirkan keynote speaker Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini pada Sabtu (21/10).
Seperti diketahui, pemerintah mengejar bauran EBT sebesar 34 persen pada 2030. Risma menyampaikan bahwa Kemensos sudah merealisasikan banyak program, khususnya untuk pemberdayaan masyarakat di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) termasuk membantu mempercepat transisi energi di negeri ini.
“Kami di Kemensos terus berupaya untuk mengurangi kesenjangan sosial dan meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya di 3T dengan memberdayakan masyarakat, memberikan ilmu dan teknologi sehingga berkesinambungan pemanfaatannya” tutur Risma.
Untuk EBT, mantan Wali Kota Surabaya itu menyampaikan bahwa pembangunan yang selama ini jajarannya lakukan di berbagai wilayah dengan memanfaatkan solar cell. “Kami membangun perumahan warga korban banjir di Sentani, Papua, infrastruktur kelistrikannya memanfaatkan panel surya. Sebagian program ini merupakan hasil kolaborasi alumni ITS," kata Risma.
Penggunaan solar cell, lanjutnya, paling realistis di 3T. Sebab, rata-rata mereka berpendaparan rendah. "Kami sengaja siapkan listrik warga ini diproduksi dari panel surya karena warga di sana merupakan masyarakat berpenghasilan rendah, sehingga apabila kita membuat instalasi yang berbayar mereka akan kesulitan membayarnya” imbuh Risma.
Tak hanya di Sentani, Kemensos juga merealisasikan sejumlah program membangun daerah dan Sumber Daya Manusia di wilayah lain seperti Doyo Baru (Kabupaten Jayapura), Agats (Asmat), Jambi, Gunung Kidul (Yogyakarta), bahkan Jakarta. Kemensos telah membuat integrated treatment plan, sea water reserve osmosis sesuai kebutuhan masing-masing wilayah dengan menggunakan solar cell.
“Kemensos mendengar kebutuhan daerah, dan berupaya memenuhi kebutuhan warga dengan memanfaatkan teknologi” ujarnya.
Tak hanya membantu infrastruktur dasar warga, Kemensos juga mendesain sejumlah alat untuk membantu penyandang disabilitas. “Sesuai tupoksinya, Kemensos ini juga mengurusi penyandang disabilitas, nah kami juga berinovasi. Tim kami mendesain tongkat untuk tunanetra, gelang alarm untuk penyandang tunagrahita, yang juga menggunakan tenaga surya batere-nya sehingga pengguna tidak perlu repot men-charge peralatannya” tambah Risma.
Program pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan masyarakat dilakukan di bawah koordinasi Risma berbekal ilmu keteknikan yang didapatnya ketika mengenyam pendidikan di ITS.
“Selama ini saya menyelesaikan permasalahan dengan bantuan ilmu dan teknologi yang saya dapatkan ketika saya mengenyam pendidikan di ITS, jadi ketika gotak gatuk tema besar FGD ‘Insinyur dalam perannya terhadap pemerataan energi dan menciptakan kemudahan akses energi bersih, terjangkau dan berkelanjutan’ kok nyambung dengan yang telah saya lakukan bersama teman-teman di Kemensos” ujarnya.
Risma mengapresiasi penyelenggaraan FGD yang dilakukan IKA ITS PWJR dan menyampaikan kesiapannya untuk memperluas sinergi dan kolaborasi yang selama ini sudah terbangun antara Kemensos dan IKA ITS.
Menanggapi penjelasan Risma, Ketua IKA ITS PWJR Wiluyo Kusdwiharto menyampaikan untuk mempercepat pemanfaatan infrastruktur energi bersih dan peningkatan pemahaman masyarakat mengenai EBT perlu dilakukan penguatan sinergi. Bukan hanya antar alumni tetapi juga dengan swasta, pemerintah, serta kampus karena tantangan transisi energi dari hari ke hari semakin besar.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
