Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 6 Oktober 2023 | 23.54 WIB

ESDM Sebut Anggaran Bantuan Rice Cooker Gratis Masih Tunggu Persetujuan Bappenas dan Kemenkeu

Bantuan rice cooker gratis pemerintah tahun 2023 - Image

Bantuan rice cooker gratis pemerintah tahun 2023

JawaPos.com - Direktur Jenderal Ketenagalistrikan (Dirjen Gatrik) Jisman Parada Hutajulu mengatakan, anggaran bantuan rice cooker atau penanak nasi masih menunggu persetujuan Kementerian PPN/Bappenas dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
 
"Ya, masih menunggu (persetujuan Bappenas dan Kemenkeu)," kata Dirjen Gatrik Jisman Parada Hutajulu saat dihubungi JawaPos.com, Jumat (6/10).
 
Untuk diketahui, wacana pemberian bantuan Rice Cooker gratis untuk masyarakat sudah muncul pada tahun 2022 dengan nama program Bantuan Penanak Nasi Listrik (BPNL). Kemudian, bantuan tersebut berubah nama menjadi bantuan Alat Memasak berbasis Listrik (AML).
 
Hal itu sebagaimana tertuang dalam Permen ESDM Nomor 11 Tahun 2023 tentang Penyediaan Alat Memasak Berbasis Listrik bagi Rumah Tangga yang secara resmi diteken Menteri ESDM Arifin Tasrif pada 26 September 2023 dan diundangkan di Jakarta pada tanggal 2 Oktober 2023.
 
Berdasarkan rencana, bantuan tersebut akan diberikan kepada keluarga penerima manfaat (KPM) sebanyak 680 ribu unit dan membutuhkan biaya mencapai Rp 340 miliar. Dalam program ini, ESDM nantinya akan memberikan bantuan senilai Rp 500.000 per KPM yang tentunya akan ada komparansi dan manfaat yang bisa dirasakan masyarakat.
 
 
Pertama, dari sisi penghematan biaya menanak nasi. ESDM mengklaim, menanak nasi menggunakan rice cooker akan menghemat biaya sebesar Rp 6.404 per bulan jika dibandingkan dengan menggunakan kompor LPG 3 Kg. Menurut kajian ESDM, menanak nasi menggunakan LPG 3 Kg memerlukan sekitar 2,4 kg dengan biaya Rp 16.800 per bulan.
 
Sementara menggunakan rice cooker, hanya membutuhkan energi untuk menanak sebesar 5,25 kWh/bulan dan energi memanaskan sebesar 19,80 kWh/bulan yang secara nilai hanya membutuhkan Rp 10.396 per bulan.
 
Secara terpisah, Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Dadan Kusdiana mengatakan pembagian Rice Cooker tersebut menjadi salah satu upaya pemanfaatan energi bersih di seluruh sektor. Termasuk rumah tangga.
 
 
"Kita kan ingin mendorong terjadi pemanfaatan energi bersih itu di seluruh sektor ya. Di industri, di transportasi dengan mobil listrik, di rumah tangga juga kita dorong salah satunya dengan menggeser pemanfaatan yang misalnya sekarang dengan bahan bakar yang lain di geser kepada listrik, itu akan kita lakukan tahun ini," kata Dadan Kusdiana saat ditemui di Kantor ESDM, Jakarta Pusat, Jumat (6/10).
 
Saat ditanya perihal kuota dan anggaran yang dikucurkan ESDM, Dadan enggan menjawab. Dia hanya memastikan bahwa seluruh proses ini sudah mengikuti mekanisme penganggaran meskipun pernah disebut batal direalisasikan tahun ini oleh Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoafa. "Proses udah diikuti sesuai mekanisme penganggaran," ujarnya.
Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore