Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 30 Juli 2023 | 22.37 WIB

Pantau Ketersediaan di Bali, Dirut Pertamina Tegaskan LPG 3 Kg Hanya untuk Masyarakat Miskin

Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati bersama dengan Anggota Komisi VI DPR RI I Nyoman Parta saat turun langsung meninjau sejumlah pangkalan dan agen LPG 3 Kg di Bali, Minggu (30/7). - Image

Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati bersama dengan Anggota Komisi VI DPR RI I Nyoman Parta saat turun langsung meninjau sejumlah pangkalan dan agen LPG 3 Kg di Bali, Minggu (30/7).

JawaPos.com-Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati bersama dengan Anggota Komisi VI DPR RI I Nyoman Parta turun langsung meninjau sejumlah pangkalan dan agen LPG 3 kg di Bali, Minggu (30/7) hari ini.

Peninjauan ini dilakukan untuk memonitor ketersediaan LPG Subsidi langsung di lapangan. Nicke bersama Nyoman mengunjungi Pangkalan LPG 3 kg I Kadek Sudarma dan Pangkalan LPG 3 kg I Made Budhiarta di kawasan Sukawati, Gianyar, serta Pangkalan LPG 3 kg Usaha Dagang, Denpasar.

Kepada penjaga pangkalan, Nicke mengingatkan untuk tidak khawatir karena pasokan aman, dan akan ada terus pengiriman. “Pasokan aman, jadi jangan khawatir, seperti hari ini memang sudah ada jadwal pengiriman,” kata Nicke dalam keterangannya, Minggu (30/7).

Dia menjelaskan, seiring dengan jumlah konsumsi yang meningkat, Nicke menyampaikan akan terus berupaya menambah pasokan salah satunya melalui operasi pasar. Namun ia menegaskan bahwa masyarakat yang berhak untuk menikmati LPG 3 Kg adalah masyarakat kurang mampu.

’’Seperti tertulis di tabung, hanya untuk masyarakat miskin. Sehingga bagi yang di luar itu harus membeli LPG Non Subsidi. Kuota LPG Non Subsidi juga akan kita tambah sehingga tidak semua lari ke LPG 3 kg, karena 96 persen saat ini konsumen menggunakan LPG 3 kg,” ujar Nicke.

Nicke menegaskan, saat ini pihaknya terus mendorong pendaftaran pembeli LPG 3Kg menggunakan KTP, supaya pemerintah memiliki data kepada siapa LPG subsidi tersalurkan. ’’Yang kita jaga adalah ketersediaan jangan sampai langka, namun juga soal harga. Di setiap daerah sudah ditentukan HET-nya (Harga Eceran Tertinggi), bagi yang melanggar kita akan berikan tindakan tegas kita tidak akan kasih supply lagi,” ucap Nicke.

Nicke mengucapkan terima kasih kepada Nyoman Parta dari DPR RI dan juga stakeholder lain yang terus bersinergi bersama Pertamina untuk memastikan bahwa ketersediaan LPG Subsidi 3 kg aman.

’’Termasuk kepada masyarakat, ayo harus mau melakukan registrasi, karena jika tidak mau mohon maaf tidak akan dapat LPG 3 kg karena ini merupakan bentuk pertanggungjawaban kami kepada pemerintah. Termasuk jika menemukan ada penyelewengan, ayo sampaikan kepada kami di 135 supaya kami bisa tindaklanjuti,” tandas Nicke. (*)

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore