Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 14 Agustus 2018 | 20.43 WIB

Di 2019, 5,4 Juta Orang Butuh Tempat Tinggal

tahun depan, 5,4 juta orang butuh tempat tinggal - Image

tahun depan, 5,4 juta orang butuh tempat tinggal

JawaPos.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengatakan, pemerintah terus mengupayakan kebutuhan rumah masyarakat Indonesia dapat terpenuhi. Pasalnya, rumah merupakan salah satu kebutuhan pokok di luar sandang dan pangan.


“Faktanya, perumahan di Indonesia masih mengalami defisit pasokan sebesar 7,6 juta pada 2015," kata Direktur Jenderal Pembiayaan Perumahan Kementerian PUPR Lana Winayanti di Kantor Kementerian PUPR, Jakarta Selatan, Selasa (14/8).


Lana mengklaim, pihaknya menargetkan akan mengurangi angka kebutuhan rumah atau backlog perumahan di 2019 mendatang menjadi tinggal 5,4 juta.


Meskipun demikian, sayangnya Lana belum dapat mengutarakan besaran angka pencapaian pemenuhan rumah yang telah terealisasi hingga pertengahan tahun ini.


"Diharapkan angka backlog akan berkurang dari 7,6 juta menjadi 5,4 juta rumah pada tahun 2019," tuturnya.


Agar seluruh masyarakat Indonesia bisa mempunyai tempat tinggal sendiri, kata Lana, pemerintah telah menjalani program satu juta rumah yang masuk dalam proyek strategis.


Program tersebut merupakan program yang mendukung nawacita dan telah dituangkan dalam Perpres Nomor 58/2017 tentang Perubahan Atas Peraturan Presiden Nomor 3/2016 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional.

Editor: Saugi Riyandi
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore